WAROPEN – Pemerintah Kabupaten Waropen melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) mengukuhkan Forum Anak Daerah Kabupaten Waropen di Aula Klasis, Jalan Poros Urfas–Waren, Rabu (21/10/2026). Anggota forum diharapkan menjadi pelopor kegiatan positif sekaligus pelapor persoalan pemenuhan hak dan perlindungan anak di daerah ini.
Wakil Bupati Waropen, Yoel Boari, dalam sambutannya mengajak anak-anak Waropen berani mengambil peran sejak dini.
“Anak Waropen bukan hanya pewaris masa depan, tetapi juga bagian penting dari perubahan hari ini. Jangan takut bersuara, jangan ragu berkarya, dan jangan pernah merasa kecil untuk membawa perubahan besar,” ujar Yoel.
Ia berharap Forum Anak Daerah menjadi rumah bagi suara, kreativitas, dan mimpi anak-anak Waropen, sekaligus mendorong mereka menyampaikan aspirasi, mengembangkan potensi diri, dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan.
Plt. Kepala DP3AKB Kabupaten Waropen, Dina A. Samori, S.E., M.H., menegaskan pengukuhan ini bukan sekadar seremoni. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan awal tanggung jawab dan komitmen bersama untuk melahirkan generasi Waropen yang percaya diri, berkarakter, berprestasi, dan peduli sesama.
“Kabupaten Waropen membutuhkan generasi muda yang tidak hanya menjadi penonton dalam perubahan, tetapi juga berani mengambil bagian dalam menciptakan masa depan yang lebih baik,” kata Dina.
Pendamping Forum Anak Daerah Provinsi Papua, Norlisa E. Walli, S.E., M.Si., menyebut pemenuhan hak anak sebagai investasi jangka panjang daerah. Ia berharap forum ini tumbuh menjadi wadah yang inspiratif, inklusif, dan berkelanjutan.
“Pemenuhan hak anak hari ini adalah investasi bagi kualitas generasi masa depan. Tidak ada anak yang boleh tertinggal, tidak ada hak anak yang boleh terabaikan,” tegas Norlisa.
Senada, Fasilitator Forum Anak Daerah Provinsi Papua, Kristiana Tuhumury, mendorong anak muda Waropen untuk tidak menjadikan usia sebagai alasan untuk diam.
“Jadilah generasi yang bukan hanya pandai melihat masalah, tetapi berani mencari solusi. Bukan hanya menunggu masa depan, tetapi mulai membangunnya dari sekarang,” pesannya.
Kegiatan ini turut dihadiri Ny. Yohana Bonai selaku istri Wakil Bupati Waropen; Kasat Binmas Polres Waropen Iptu Nelson Pombos, S.H., M.H.; Babinsa Koramil 1709-03/Warbah Serka Lukas Wona; Plt. Kabid Perlindungan Anak DP3AKB Waropen Lena Imbiri, S.Sos.; Pdt. Jems Bahas; serta para tamu undangan.
Dengan dukungan pemerintah daerah, keluarga, sekolah, dan masyarakat, Forum Anak Daerah Kabupaten Waropen diharapkan menjadi jembatan antara suara anak dan arah pembangunan daerah yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak. (Dody)

