Papua Global News
wabup-waropen-yowel-boari-buka-latsar-cpns-2026.jpg
wabup-waropen-yowel-boari-buka-latsar-cpns-2026
HeadlineInfo Papua

508 CPNS dan PPPK Ikuti Latsar dan Orientasi di Waropen

Papuaglobal.com, Waropen, Jumat (23/10) – Sebanyak 508 peserta, terdiri dari 128 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 380 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS dan Orientasi PPPK Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Waropen. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati diwakili Wakil Bupati Waropen, Yowel Boari, di Aula Sinode GKI, Jumat (23/10), dan turut dihadiri Plt. Kepala BPSDM Provinsi Papua, Emanuel Kurey.

Laporan Panitia: 508 Peserta hingga 21 Desember

Dalam laporan ketua panitia disebutkan, kegiatan berlangsung mulai 23 Oktober hingga 21 Desember 2026. Peserta terdiri dari:

  • Latsar CPNS: 128 orang, yakni Golongan III sebanyak 89 orang (dua angkatan) dan Golongan II sebanyak 39 orang (satu angkatan).
  • Orientasi PPPK: 380 orang, dibagi dalam 10 angkatan.

Seluruh peserta telah melewati verifikasi administrasi dan dinyatakan sehat. Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Gedung Klasis Waropen, Aula SMA Negeri Waren, dan Aula SMP Negeri Waren.

Kurikulum mencakup tiga agenda utama: sikap perilaku bela negara dan kedisiplinan; nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK; serta kedudukan dan peran ASN menuju smart governance. Metode pembelajaran meliputi pemaparan materi, diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, dan orientasi lapangan.

Pengajar dan pendukung kegiatan terdiri dari widyaiswara/fasilitator diklat, instruktur kedisiplinan dari TNI Batalion 860 Korako, tim kesehatan RSUD Rodo Fabo, serta tim keamanan Satpol PP Kabupaten Waropen. Seluruh pembiayaan dibebankan pada APBD Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlandaskan UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, peraturan LAN RI, serta surat BPSDM Provinsi Papua Nomor 800.2/1416/BPSDM.

Wabup: ASN Bukan Sekadar Status

Dalam sambutan bupati melalui Wabup Yowel Boari menyampaikan apresiasi kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Waropen yang bekerja sama dengan BPSDM Provinsi Papua. Menurutnya, kerja sama itu merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya aparatur demi mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa menjadi ASN bukan semata-mata memperoleh status kepegawaian, melainkan menerima amanah untuk mengabdi kepada bangsa dan negara serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Amanah tersebut, kata dia, harus diwujudkan melalui kinerja, kedisiplinan, integritas, dan tanggung jawab.

Wabup juga mengingatkan agar nilai dasar BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) tidak berhenti sebagai slogan. “Nilai-nilai ini harus tercermin dalam perilaku, cara bekerja, pengambilan keputusan, dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Pesan untuk CPNS dan PPPK

Kepada peserta Latsar CPNS, Wabup meminta pelatihan dimanfaatkan untuk membentuk karakter dan mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas. Sementara bagi peserta orientasi PPPK, kegiatan diharapkan menjadi bekal memahami nilai, etika, budaya, dan tanggung jawab di lingkungan instansi pemerintah agar mampu bekerja profesional sesuai bidang masing-masing.

Pemkab Waropen, lanjutnya, membutuhkan aparatur yang tidak hanya mampu melaksanakan tugas administratif, tetapi juga memiliki inisiatif, kepedulian, dan kemampuan menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat. Ia meminta setiap CPNS dan PPPK menjadi bagian dari solusi, membangun koordinasi yang baik, serta menjunjung tinggi integritas.

“Berikan pelayanan secara adil, ramah, transparan, dan bertanggung jawab. Hindarilah perilaku yang merugikan masyarakat maupun menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” pesannya.

Di akhir sambutan, Wabup menyampaikan bahwa keberhasilan seorang ASN tidak hanya diukur dari status atau jabatan, tetapi dari tanggung jawab yang ditunaikan, kualitas pelayanan, dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. “Mari kita bekerja dengan hati, bertindak dengan integritas, dan mengabdi dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Waropen,” ujarnya.

Kepada penyelenggara, widyaiswara, narasumber, dan panitia, Wabup berpesan agar kegiatan dilaksanakan secara tertib, terarah, dan sesuai ketentuan sehingga tujuan program tercapai optimal. (MaiL_Saireri).

Artikel Terkait

Atas Nama Bupati, Wabup Kukuhkan Forum Anak Waropen

Redaksi

Transformasi Digital Keuangan Daerah, Pemkab Waropen dan Bank Papua Teken PKS SP2D Online

Redaksi

Bukti Komitmen Bupati FX Mote, 360 Mahasiswa Waropen Terima Hibah Studi Akhir

Redaksi