Papua Global News
DPC-PDI-Waropen
Tengah Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Waropen, yang juga Ketua DPRK Waropen, Yeneke S.K Dippan, S.Sos saat menyampaikan keterangan pers di Sekertariat DPC PDIP, Sabtu 20/02/2026
HeadlineKota/Kabupaten

Setahun Bupati Waropen: Apresiasi Sinergi, Kritik Status Pejabat

WAROPEN – Memasuki satu tahun masa bakti kepemimpinan Bupati Drs. Fransiscus Xaveirus Mote, M.Si dan Wakil Bupati Kabupaten Waropen Yowel Boari,  Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Waropen, yang juga Ketua DPRKWaropen, Yeneke S.K Dippan, S.Sos, memberikan apresiasi sekaligus evaluasi mendalam terhadap kinerja pasangan kepala daerah tersebut.

Sebagai mitra di Pemerintahan, Yeneke menilai bahwa dalam kurun waktu satu tahun terakhir, Bupati telah menunjukkan komitmen kuat dalam mengejawantahkan visi dan misi kampanye ke dalam program kerja nyata. Progres signifikan mulai terlihat, khususnya di sektor infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan masyarakat.

Yeneke, yang juga menyoroti latar belakang kepala daerah sebagai kader partai politik, menyebutkan bahwa semangat ideologi partai turut mewarnai arah pembangunan daerah. Meski begitu, ia menekankan bahwa kepentingan rakyat tetap menjadi kompas utama.

“Sebagai kader partai, tentu beliau (-red Bupati dan Wabub) membawa semangat perjuangan dan ideologi partai dalam membangun daerah. Namun yang terpenting adalah bagaimana kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Yeneke kepada awak media, Sabtu (21/02).

Ia juga menambahkan bahwa hubungan antara eksekutif (pemerintah) dan legislatif (DPRK) berjalan harmonis. Hal ini dibuktikan dengan lancarnya pembahasan program strategis dan anggaran melalui mekanisme rapat paripurna.

Kendati memberikan rapor positif, Ketua DPRK tetap menyisipkan catatan kritis sebagai bahan evaluasi di tahun kedua kepemimpinan. Salah satu poin krusial yang ditegaskan adalah terkait penataan birokrasi di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Yeneke mendesak agar Bupati segera mengambil langkah konkret untuk mengisi jabatan-jabatan kosong dengan pejabat definitif. Menurutnya, kepastian status pejabat sangat mempengaruhi akselerasi kerja pemerintah ke depan.

“Usul konkrit kita untuk menjadi perhatian beliau adalah tidak memakan waktu terlalu lama untuk segera mendefinitifkan pejabat yang ada. Ini harus segera dibenahi sehingga bisa mendukung kerja-kerja beliau berdua ke depan,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Yeneke mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Waropen untuk tetap solid dan mendukung program pemerintah. Ia berharap di tahun kedua nanti, koordinasi antar instansi semakin diperkuat agar target pembangunan dapat tercapai secara maksimal.

“Dengan kondisi yang ada, saya pikir mereka akan mengaturnya dengan baik. Memang ada beberapa hal yang memerlukan kehati-hatian dan penyesuaian, namun dengan dukungan semua pihak, Waropen bisa lebih maju,” pungkasnya. (Dody)