Papua Global News
AKBP-Suhadak
Kapolres Waropen AKBP Suhadak
Headline

Polres Waropen Siap Jaga Kondusifitas Jelang Nataru dan Moment Politik Lainnya

Waropen-Menjelang Natal dan Tahun baru yang berbarengan juga dengan kondisi Pilkada di Waropen yang masih menunggu putusan dari Mahkamah Konstitusi dan Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Polres Waropen mulai mentitik beratkan sasaran pada kegiatan-kegiatan tersebut.

Kapolres Waropen AKBP Suhadak menjelaskan, memang sementara ini situasi dan kondisi di Waropen masih terbilang masih sangat kondusif, aman dan terkendali. Namun menjelang Natal dan Tahun baru (Nataru) kali ini di Waropen di tahun 2020 dirasakan cukup berbeda.

“Untuk sementara ini situasi di Waropen masih cukup aman dan kondusif. Perayaan natal dan Tahun Operasi kita adakan operasi Lilin Matoa 2020, yang melibatkan 50 orang personil. Sasarannya adalah bagaimana kita ciptakan situasi aman dan nyaman menghadapi natal dan tahun baru, terutama di tempat-tempat peribadatan terutama Gereja-gereja,” jelas AKBP Suhadak.

Tidak hanya fokus pada pengamanan natal dan tahun baru, aparat juga kata AKB Suhadak dihadapkan dengan moment politik dan isu social lain, yang bisa saja memicu kerawanan. Seperti rencana kegiatan Rapat Pleno Penetapan oleh KPU, menanti putusan MK terkait aduan yang disampaikan paslon, ada juga isu yang marak berkembang, terkait sampai saat ini belum ada tindak lanjut untuk pembayaran ULP ASN, di lingkungan Pemkab Waropen, padahal tentu saja Hari Raya Natal sudah ada didepan mata.

Disisi lain, pihaknya juga akan mengedepankan protokol Kesehatan dan tetap melakukan pendekatan preentif dan preventif. Titik yang menjadi fokus nanti tentu yang berpotensi terjadi pengumpulan massa, selain di Gereja juga ada tempat-tempat lain seperti pasar dan tempat wisata.

“Intinya kota fokus pengamanan pada titik pengumpulan massa, baik di gereja, pasar-pasar. Kalau tahun baru kita titik fokuskan pada tempat-tempat wisata, dan pejabat yang menyelenggarakan open house. Tapi tetap mengutamakan protokol Kesehatan,” paparnya.

Dia berharap masyarakat harus tetap bisa menjaga kondusifitas Waropen sebagai daerah yang aman. Pihaknya pun dalam waktu dekat melakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh agama, dengan mendatangi beberapa tempat ibadah dengan memberikan bantuan berupa sembako.

Artikel Terkait

Hasil Operasi Keselamatan Cartenz 2026, Jumlah Pelanggaran Turun 21,78%.

Redaksi

Polairud Waropen Selamatkan 9 Korban Laka Laut Saireri

Redaksi

Dua Anak Luka-luka Akibat Kecelakaan Tunggal di Waropen, Tumpukan Material Jadi Sorotan

Redaksi