Papua Global News
310826-deiyai
Headline

Bupati Deiyai Serahkan Hadiah Panjat Pinang dan Apresiasi ASN Berprestasi

DEIYAI — Bupati Deiyai Melkianus Mote, S.T. menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba panjat pinang dan memberikan apresiasi kepada aparatur sipil negara (ASN) berprestasi, usai memimpin Apel Gabungan ASN, CPNS, PPPK, dan THK2 di halaman Kantor Bupati Deiyai, Senin (31/8/2026).

Hadiah tersebut merupakan hadiah lomba panjat pinang dalam rangkaian Pesta Rakyat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Waghete pada 18 Agustus 2026.

Lima unit sepeda motor diserahkan kepada Yulius Badii, Ones Pigome, Penior Pekei, Step Adii, dan Berkham dari unsur TNI.

Bupati berpesan agar hadiah yang diterima dimanfaatkan untuk hal-hal produktif yang memberi manfaat bagi kehidupan penerima maupun keluarganya.

“Semoga motor ini bermanfaat untuk kalian. Gunakan untuk hal-hal yang baik. Bisa untuk ojek, beternak, atau dikembangkan menjadi sesuatu yang menghasilkan. Jangan buat masalah dengan motor ini,” pesan Bupati.

Ia juga berharap pelaksanaan Pesta Rakyat tahun mendatang dapat berlangsung lebih meriah, termasuk dengan penambahan jumlah hadiah bagi peserta panjat pinang.

“Saya harap ke depan, tahun depan ada tujuh motor untuk panjat pinang,” ujarnya.

Selain menyerahkan hadiah kepada masyarakat, Bupati juga memberikan penghargaan kepada ASN yang dinilai memiliki kedisiplinan dan semangat kerja baik selama menjalankan tugas.

Bupati menjelaskan bahwa penilaian tersebut dilakukan berdasarkan pengamatan langsung terhadap kinerja dan kedisiplinan ASN yang bersangkutan.

Dua ASN yang menerima apresiasi pada kesempatan tersebut adalah Yanuarius Doo, S.IP. dan Hendrikus Douw, S.IP.

Bupati menyampaikan terima kasih atas dedikasi keduanya, khususnya dalam mendukung pelaksanaan upacara sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.

Ke depan, Bupati berencana meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengusulkan ASN maupun pegawai kontrak yang benar-benar rajin dan berkinerja baik untuk diberi kesempatan memperoleh penghargaan, sebagai bentuk motivasi peningkatan semangat kerja dan kedisiplinan.

Bupati menegaskan bahwa penghargaan tersebut harus diberikan kepada pegawai yang benar-benar menunjukkan kinerja dan kedisiplinan nyata, bukan sekadar berdasarkan penilaian administratif. (Abet Mote)