WAROPEN, PapuaGlobal.com | Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Aula Kantor Klasis GKI Waropen pada Jumat (20/2/2026). Ratusan pasang mata tertuju pada prosesi Ibadah Syukur memperingati satu tahun kepemimpinan Bupati Kabupaten Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, dan Wakil Bupati, Yowel Boari.
Acara ini bukan sekadar seremoni pemerintahan, melainkan panggung refleksi bagi seluruh elemen masyarakat di Negeri Bakau Waropen. Kehadiran tokoh-tokoh besar seperti mantan Bupati Yapen Waropen Drs. Philips Wona, mantan pejabat daerah, unsur TNI-Polri (Yonif TP 860/NSK, Polres Waropen, Kodim 1709/Yawa), hingga tokoh adat dan agama, menegaskan dukungan kolektif bagi kepemimpinan Mote-Boari.
Refleksi Kepemimpinan: Menghadapi Kritik dengan Doa Pesan mendalam disampaikan oleh Pdt. Sola Gracia Kurni, S.Th., melalui khotbah yang mengambil nats dari Kitab Keluaran 5:22–24. Dengan tema “Musa Menghadap Firaun”, Pdt. Kurni menganalogikan tantangan kepemimpinan masa kini dengan perjuangan Musa yang kerap dihujani kritik dan tekanan saat memimpin bangsa Israel.
“Pemimpin yang berhasil bukan hanya yang cerdas dan pintar, tetapi yang rendah hati, taat pada kehendak Tuhan, dan lebih banyak berdoa daripada sibuk membalas kritik tanpa dasar,” tegas Pdt. Kurni di hadapan para undangan.
Pesan Penting
Pesan ini menjadi pengingat bagi Bupati Mote dan Wabup Boari bahwa dalam sisa empat tahun masa jabatan (periode 2025–2030), kekuatan spiritual dan kesabaran adalah kunci utama untuk menghadapi dinamika politik dan sosial. Masyarakat pun diajak untuk mengawal pemerintahan ini dengan dukungan positif, bukan intervensi yang menghambat pelayanan publik.
Harmoni Pujian dan Kebersamaan Suasana ibadah semakin semarak dengan persembahan lagu-lagu pujian yang menggugah jiwa. Paduan Suara Pemerintah Kabupaten Waropen dan Paduan Suara GKI Klasis Waropen tampil memukau, menunjukkan harmoni antara birokrasi dan gereja. Tak ketinggalan, Vocal Group Dharma Wanita serta kelompok mahasiswa turut memberikan warna dalam perayaan syukur tersebut.
Momentum satu tahun ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga sinergi. Bagi pasangan Mote-Boari, satu tahun pertama adalah fondasi, dan tahun-tahun berikutnya adalah pembuktian kerja nyata yang berlandaskan pada doa dan iman.
Harapan untuk Waropen Melalui ibadah ini, Pemerintah Kabupaten Waropen berharap semangat kebersamaan yang tercipta dapat menjadi bahan bakar untuk mewujudkan visi pembangunan yang mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pesisir hingga pedalaman.
Redaksi : El







