BIAK NUMFOR, 18 Oktober 2024, Papuaglobal.com – Kelurahan Samofa di Distrik Biak Kota kini tengah berupaya memanfaatkan ruang yang tersedia di sepanjang Jalur 2 untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mengatasi berbagai masalah sosial di wilayahnya.
Ditemui, di Lokasi Taman Sa Mau Faa, Jumat (18/10) Kepala Kelurahan Samofa, Sofian Korwa, menjelaskan bahwa selama kurang lebih empat bulan sejak ia menjabat, ia telah mengidentifikasi sejumlah tantangan di masyarakat, seperti stunting, kemiskinan ekstrem, dan dampak inflasi yang memperburuk kondisi ekonomi masyarakat, termasuk pengangguran. Hal ini pun berbanding lurus dengan angka kejahatan, criminal, kasus penjambretan yang kerap terjadi.
Dalam rangka memberdayakan masyarakat dan memanfaatkan potensi yang ada, Kelurahan Samofa membuka Taman Sa Mau Faa di Jalur 2, yang sebelumnya menjadi tempat berkumpul okum anak-anak muda yang tidak bertanggung jawab. Sofian mengatakan bahwa tujuan utama dari Lokasi Taman Sa Mau Faa ini adalah untuk meningkatkan PAD melalui kawasan UMKM sentral yang dikelola oleh kelurahan.
“Kami inisiatif membuka kawasan UMKM di taman ini secara terbuka. Keamanan dan tukang parkir kami sediakan, melibatkan anak-anak muda di Samofa. Ini adalah bagian dari pemberdayaan,” kata Sofian.
Pengelolaan Booth UMKM di Taman Sa Mau Faa diharapkan bisa menjadi sumber pendapatan dari berbagai retribusi, seperti pajak makan-minum, sewa lahan, dan parkir. Dengan potensi PAD yang diperkirakan mencapai Rp40-80 juta per bulan, Sofian yakin bahwa Kelurahan Samofa dapat menjadi kelurahan pertama di Biak yang mampu menghasilkan PAD yang dikelola langsung oleh kelurahan.

Sofian menekankan bahwa pendapatan tersebut akan digunakan untuk mengatasi masalah sosial di wilayahnya, seperti membantu anak-anak yang putus sekolah, memberikan dukungan kepada janda dan duda lanjut usia, serta pembayaran BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
“Kami ingin hasil dari PAD ini dimanfaatkan untuk menekan masalah sosial, termasuk pengangguran dan kriminalitas, yang sering kali disebabkan oleh masalah ekonomi,” tambah Sofian.
Dengan pemberdayaan masyarakat melalui inisiatif ini, Kepala Kelurahan Samofa Sofian Korwa berharap dapat menciptakan perubahan positif bagi kesejahteraan masyarakatnya dan menekan angka kriminalitas di wilayah tersebut. (go)

