Papuaglobal.com, BIAK-Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Herry-Kerry yang merupakan kandidat paslon nomor urut 2, melakukan kampanye tertutup terbatas di sejumlah kampung pada Distrik Biak Timur, Senin (30/9). Pada kunjungan kali ini, Kerry Yarangga turun bersama pendukung partai koalisi, tanpa didampingi Calon Bupati Herry Ario Naap (HAN).
HAN dikabarkan sedang melakukan perjalanan ke Jakarta, mendampingi istri Ruth Naomi Rumkabu yang akan dilantik sebagai Anggota DPR RI Dapil Papua dari Partai PDI Perjuangan, yang rencananya akan dilantik pada Selasa 1 Oktober 2024.
Kerry Yarangga dalam kesempatan bertemu dengan warga masyarakat di Distrik Biak Timur di sejumlah kampung itu, mengaku keluar dari zona nyaman sebagai orang kepercayaan dari PT Freeport Indonesia, untuk mengabdikan diri melayani warga masyarakat di kampung halamannya di Biak.

Diakui, sejumlah pogram unggulan yang sudah berjalan dengan baik, dalam kepemimpinan HAN selama lima tahun terakhir sebagai Bupati Biak Numfor 2019-2024. Hal itu tenu menjadi acuan dalam membangun program yang berkelanjutan. Disebutkan ada 17 program lanjutan, dan sejumlah program unggulan yang terbaru yang akan ditawarkan kepada masyarakat di Biak Numfor, yang diusung lewat visi misi Membangun Biak yang Religius, Berkarakter dan Berbudaya.
“Visi itu menjadi sumbu utama dalam Pembangunan di Biak Numfor. Diantaranya kami secara fiscal sudah menghitung, bahkan bisa menjamin untuk memberikan bantuan langsung tunai kepada warga masyarakat keluarga OAP perkepala keluarga pertahun lima juta rupiah,” ungkap Kerry Yarangga.
Disamping itu, lewat program lainnya, Herry-Kerry juga menyiapkan program lain seperti insentif kepada warga masyarakat Disabilitas, dan juga para lansia. Kerry Yarangga mengatakan, Kabupaten Biak Numfor perlu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia, lewat peningkatan Usia Harapan Hidup masyarakat. Perhatian kepada lansia in imenurutnya penting agar para lansia bisa menikmati masa tuanya dengan lebih tenang, sehingga dapat meningkatkan usia harapan hidup bagi masyarakat Biak Numfor.
“Lansia dan para Disabilitas, ada banyak yang masih kurang beruntung dalam hal ekonomi. Kita inginkan agar mereka juga mendapatkan perhatian dari pemerintah, lewat pemberian insentif, yang sifatnya bantuan langsung tunai,” sebut Kerry Yarangga yang juga Mantan Technical Expert External Communication PTFI itu.
Selain membawa kesejahteraan bagi masyarakat OAP dan juga para Lansia dan Disabilitas, Herry-Kerry juga kata Kerry Yarangga, juga berkomitmen untuk membangun destinasi wisata yang berkelas internasional yang akan dipusatkan di Biak.
Penyelenggaraan festival yang berkelas dan taraf internasional ini, kata Kerry justru akan mendatangkan peluang-peluang kerja, peluang usaha, meningkatnya UMKM Lokal di Biak, hingga perputaran ekonomi pada sektor jasa juga akan berkembang dengan pesat.
“Festival Asia Pasifik, Festival Melanesia, Ocean Race, itu semua akan jadi momentum untuk branding Biak keluar, maka orang-orang diluar Biak akan tahu Biak itu seperti apa, Biak jug abisa bersaing dengan destinasi wisata nasional lain yang ada di Indonesia, kedepan kita akan mencoba menata sejumlah Pantai wisata lebih baik. Jika festival itu jalan dan destinasi wisata tertata rapi dengan sendirinya orang akan datang,” imbuhnya.
Selain itu kata Kerry Yarangga, pihaknya juga akan berupaya mengembangkan destinasi wisata di Kepualauan Aimando dan Padaido. Sebab dua pulau ini bagi Sebagian pelancong lokal dan internasional sudah mengenal keindahan dari kedua gugus kepualaun yang ada di Biak ini.
“Indonesia punya Blai, Labuan Bajo dan juga Indonesia nantina punya Biak dengan kepulauan Aimando dan Padaido. Kita akan bangun ekosistem pariwisata di sana yang lebih baik, mulai dari menata perekonomian masyarakat dan juga akses, serta kebutuhan penawaran terbiak untuk mereka yang ingin berlibur ke Biak,” pungkasnya. (go).

