Papua Global News
120626-Sekolah-genius
Bupati Waropen FX Mote, saat melihat Langsung Kualitas Anak Anak Sekolah Genius.
Headline

Waropen Dapat Kuota 10 Siswa Gratis di Sekolah Genius Jakarta

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Waropen membuka peluang pendidikan bagi putra-putri daerah melalui kerja sama dengan Sekolah Genius Jakarta. Sebanyak 10 anak asli Waropen akan mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan secara gratis di tingkat SMP hingga SMA.

Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, mengatakan kuota tersebut diperoleh setelah Pemerintah Kabupaten Waropen melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak Sekolah Genius Jakarta dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mempersiapkan generasi muda Waropen yang unggul dan berdaya saing melalui akses pendidikan yang lebih baik,” kata Mote.
Direktur Sekolah Genius, Ester K. Wirawan, M.Psi, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihak sekolah telah menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Waropen dan akan mengirimkan tim ke Waropen untuk melakukan seleksi khusus bagi calon peserta didik.
Menurut Ester, Waropen memperoleh kuota sebanyak 10 siswa yang akan mengikuti pendidikan di Sekolah Genius Jakarta.

“Untuk Waropen mendapatkan kuota 10 siswa yang akan menempuh pendidikan di sini,” ujarnya.

Ia menambahkan, tim seleksi dijadwalkan datang ke Kabupaten Waropen pada 22–26 Juli 2026 untuk melaksanakan proses penjaringan calon siswa.

Ester menegaskan bahwa seleksi yang dilakukan tidak berfokus pada kemampuan akademik semata, melainkan lebih menitikberatkan pada aspek psikologis dan kesiapan belajar peserta.

“Proses tesnya tidak harus pintar atau harus bisa matematika. Yang utama adalah tes psikologi. Kuncinya datang dalam kondisi sehat dan siap untuk belajar,” jelasnya.

Sementara itu, Sekolah Genius juga baru saja menggelar kegiatan bertajuk “Nosse To Ipsu Et Regere: Mengenal Diri, Nyatakan Karya”, yang menjadi ajang pameran hasil penelitian dan inovasi pelajar dari berbagai daerah di Indonesia Timur.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 20 daerah, antara lain Provinsi Papua Tengah, Kabupaten Intan Jaya, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Nabire, Mimika, Puncak, Puncak Jaya, Pegunungan Bintang, Manokwari Selatan, Boven Digoel, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Teluk Wondama, Kabupaten Sorong, Biak Numfor, Kota Ambon, serta Kepulauan Tanimbar.

Ester berharap program pendidikan dan pengembangan potensi generasi muda di kawasan timur Indonesia dapat terus berkembang dan melahirkan inovator-inovator baru.

“Harapan saya, anak-anak Papua dan Indonesia Timur terus memiliki semangat belajar yang tinggi, berani berinovasi, serta tidak takut untuk berkarya. Dari kegiatan ini kita ingin melihat lahirnya generasi yang mampu membawa perubahan positif bagi daerahnya masing-masing,” katanya.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas dan mampu bersaing di masa depan.

Program beasiswa pendidikan bagi 10 anak asli Waropen ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Waropen, sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk meraih pendidikan berkualitas. (Cristian)

12062026Genius
Bupati Waropen FX Mote saat berpose bersama Pengurus Sekolah Genus dan Siswa Anak Asli Papua.

Artikel Terkait

29 Mei, Akankah Waropen Dobrak Belenggu Disclaimer Belasan Tahun

Redaksi

Asa Baru Ghondumi Sisare

Redaksi

Hari Kartini ke-147, Perempuan Waropen Pilar Pembangunan

Redaksi