Papua Global News
anak-anak sekolah minggu yang tergabung dalam grup vokal saat memberikan puji-pujian pada Perayaan HUT PI ke 91 di Urfas
Headline

Perayaan HUT PI  91 Tahun di Paradoi, Injil Hadir Jadi Paradigma Baru Bermasyarakat

Waropen- Rayakan Hari Pekabaran Injil ke 91 Tahun di Kampung Paradoi Distrik Ureifaisei, Warga Jemaat dari berbagai dominasi gereja melakukan ibadah syukur di gedung gereja GPDP Rehobot yang di pimpin oleh Pdt. Daud Sony S.Th dengan mengambil Firman dalam Galitia 1: 6 -10. Selasa (28/02/2023).

Dalam ibadah syukur, warga jemaat dari berbagai dominasi gereja mempersembahkan pujian kepada Tuhan Yesus Kristus, baik group maupun solo, hal ini membuktikan kehadiran injil telah merubah paradigmah warga jemaat untuk patuh dan taat kepada-Nya.

Bapak Cornelis Bonai yang membawa Injil pertama kali di Kampung Ghuyoi Distrik Urei Faisei di tahun 1932 tanggal 28 Februari, kata Pdt. Daud Sony dalam khotbahnya di kampung Paradoi tidak dijadikan sebagai acara serimoni semata, tetapi perayaan ke 91 tahun Pekabaran Injil di Urei Faisei  ini benar-benar memberikan dampak yang sangat besar adalah merubah paradigma jemaat karena injil sendiri adalah kekuatan Allah.

Bupati Waropen melalui Wakil Bupati memberikan sambutan pada kegiatan pelaksanaan Perayhaan HUT Pekabaran Injil di Distrik Urei Faisei

Menurutnya, hadirnya injil di Kampung Paradoi 91 tahun lalu, karena Para Penginjil mencintai Tuhan dan Mengasihi Warga yang ada di tanah ini, karena mereka datang membawah injil untuk membawah perubahan, karena injil yang benar mengarahkan orang untuk patuh kepada Tuhan,Injil yang benar mengarahkan orang untuk hidup sempurna (Matius 5:48), Injil yang benar mengajak untuk ikut bersama-sama ke rumah Bapa yang kekal.

Sementara Itu Wakil Bupati Waropen Lamek Maniagasi,SE Yang Hadir dalam ibadah syukur tersebut mengatakan, Hadirnya injil ini juga mengarahkan umat-Nya untuk dapat mengembangkan potensi diri agar hidupnya lebih baik, namun juga injil mengajarkan untuk mengelola tanah ini dengan potensi-potensi yang ada.

“Bedoa dan Bekerja itu harus sama-sama jalan, saya mengajak seluruh hamba Tuhan juga untuk mengarahkan Jemaatnya yang lebih produktif sehingga bisa meningkatkan taraf ekonomi mereka, sehingga dengan produktif mereka juga dapat memberikan persembahan yang cukup untuk menopang pekerjaan Tuhan dalam Gereja”.

“Mewakili Pemerintah saya menyampaikan selamat merayakan pekaraban injil di Kampugn Paradoi ke 91 Tahun,” tandasnya. (il/tim).

Artikel Terkait

Dispar Waropen Berikan Bantuan Pembangunan Tugu Pekabaran Injil di Risei Sayati

Mail

Konven GKI di Tanah Papua, Gerakkan Kemandirian Gereja

Mail

Momentum HUT PI Ke 95 di Waren, Refleksi Injil Sebagai Pedoman Hidup

Mail