BIAK NUMFOR, Papuaglobal.com – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Zebra Cartenz 2024, Polres Biak Numfor melalui Satuan Lalu Lintas akan fokus menindak pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara di bawah umur, khususnya para pelajar yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Langkah ini diambil guna meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan mencegah kecelakaan yang sering melibatkan pengendara muda yang belum berpengalaman.
Kasat Lantas Polres Biak Numfor, IPTU Aditya Rizky R Dikav, SIK, menjelaskan bahwa pelanggaran lalu lintas oleh anak di bawah umur masih menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Menurutnya, banyak pengendara di bawah umur, terutama para pelajar, yang belum memenuhi syarat untuk memiliki SIM namun tetap membawa kendaraan bermotor di jalan raya. Hal ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi membahayakan diri mereka sendiri serta pengguna jalan lainnya.
“Kami akan melakukan pendekatan yang lebih edukatif selama Operasi Zebra Cartenz ini, khususnya bagi para pelajar yang tertangkap melanggar aturan lalu lintas. Kami tidak hanya menindak, tetapi juga melakukan pembinaan terhadap pelajar yang mengemudi tanpa SIM. Selain itu, kami juga akan memanggil orang tua mereka untuk diberikan pemahaman lebih lanjut terkait pentingnya keselamatan anak-anak mereka di jalan raya,” ujar IPTU Aditya.
Kasat Lantas menambahkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam memastikan anak-anak tidak terlibat dalam pelanggaran lalu lintas. Orang tua diimbau untuk tidak mengizinkan anak mereka yang belum memiliki SIM untuk mengendarai kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil. Dalam operasi ini, Polres Biak Numfor akan bekerja sama dengan pihak sekolah untuk memberikan sosialisasi mengenai keselamatan berlalu lintas dan pentingnya mematuhi aturan, termasuk batas usia mengemudi.
“Kami berharap, dengan adanya pembinaan ini, para pelajar dan orang tua akan lebih sadar mengenai bahaya yang ditimbulkan ketika anak-anak mereka mengemudi tanpa izin resmi. Keselamatan mereka adalah prioritas kami,” lanjutnya.
Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polres Biak Numfor akan menempatkan personel di sejumlah titik yang menjadi jalur utama bagi para pelajar, baik saat berangkat maupun pulang sekolah. Operasi ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran di kalangan pelajar serta orang tua mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Kasat Lantas Polres Biak Numfor, IPTU Aditya Dikav, mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. “Kami berharap para orang tua lebih memperhatikan keselamatan anak-anak mereka dengan tidak membiarkan mereka mengemudi sebelum memenuhi syarat. Mari kita bersama-sama menjaga keselamatan di jalan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Ingatlah, satu pelanggaran bisa berakibat fatal. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari,” pungkasnya.
Operasi Zebra Cartenz 2024 yang berlangsung hingga 27 Oktober mendatang, bukan hanya sekadar operasi penegakan hukum, tetapi juga upaya pembinaan dan edukasi untuk menciptakan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya. (go).

