Realisasi visi pembangunan “Waropen Terang” yang dicanangkan oleh Bupati Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, dan Wakil Bupati Lamek Boari semakin mendekati kenyataan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Waropen secara serius menargetkan jaringan listrik di sejumlah distrik wilayah timur sudah dapat beroperasi penuh pada Desember 2025, menjadikannya sebagai Kado Natal spesial bagi warga di Distrik Wonti, Masirei, Demba, dan sekitarnya.
Percepatan elektrifikasi di wilayah terpencil ini menjadi bukti nyata komitmen kepemimpinan Mote-Boari untuk meratakan infrastruktur dasar, sebagaimana diungkapkan Bupati dalam agenda kunjungan kerjanya baru-baru ini.
Waropen Terang, Akselerasi Pemasangan Jaringan
Pemkab Waropen terus berkoordinasi intensif dengan PT PLN (Persero) untuk memastikan percepatan penambahan daya dan perluasan jaringan. Program ini mencakup penambahan daya sebesar 2 Megawatt dan perluasan jaringan hingga Distrik Masirei, yang berfungsi sebagai sentra distribusi listrik ke distrik tetangga seperti Wonti dan Demba dan sekitarnya.

Bupati Mote menegaskan bahwa target Desember 2025 bukan hanya angka, melainkan janji kepada masyarakat.
“Ini adalah bagian integral dari visi Waropen Terang yang kami usung. Ketersediaan listrik adalah kunci untuk menggerakkan roda ekonomi, pendidikan, dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah timur,” tegas Bupati Mote.
Bupati berharap tidak ada lagi hambatan yang disebabkan oleh sengketa lahan, sehingga Cahaya Natal melalui listrik dapat benar-benar dinikmati oleh seluruh masyarakat Waropen Timur tepat waktu.
Target elektrifikasi ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi kemajuan wilayah, menyusul penyaluran bantuan dana Otsus untuk kelompok usaha dan rencana relokasi Kantor Distrik Wonti menjadi fasilitas pemerintahan yang layak dan terang.
Redaksi : El

