WAROPEN – Pemerintah Kabupaten Waropen mengambil langkah strategis dalam menjamin keberlanjutan pembangunan daerah. Melalui Dinas DP3AKB, Pemkab Waropen resmi meluncurkan Dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kabupaten Waropen dalam sebuah seminar yang berlangsung di Aula Hotel Elfanso, Senin (29/12/2025).
Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa GDPK bukan sekadar tumpukan dokumen administratif, melainkan “peta jalan” (roadmap) untuk mengintegrasikan isu kependudukan ke dalam setiap kebijakan pembangunan daerah hingga ke tingkat kampung.
Dokumen GDPK yang disusun bekerja sama dengan Pusat Studi Kependudukan (PSK) Universitas Cenderawasih ini mencakup lima pilar utama yang akan menjadi panduan kerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Pengendalian kuantitas penduduk, Peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pembangunan ketahanan keluarga, Penataan persebaran dan mobilitas penduduk, Pemanfaatan data kependudukan yang akurat.
“Ini adalah peta jalan untuk mengintegrasikan isu kependudukan ke dalam pembangunan nasional dan daerah. Fokus kita adalah menciptakan penduduk yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Bupati FX Mote.
Salah satu poin krusial yang ditekankan Bupati adalah kesiapan pemerintah kampung dalam menghadapi Bonus Demografi. Ia menginstruksikan aparatur kampung untuk mulai menyiapkan tenaga kerja yang kompeten agar potensi sumber daya alam di Waropen dapat dikelola sepenuhnya oleh masyarakat lokal.
“Keluarga adalah fondasi pertama. Di sanalah tempat pertama kita membangun penduduk yang berkualitas. Jika keluarga kuat dan pemerintah menyiapkan lapangan kerja, maka bonus demografi akan menjadi berkah bagi Waropen,” tambahnya.
Acara ditandai dengan penyerahan dokumen GDPK secara simbolis oleh Kepala PSK Uncen, Dr. Drs. Yohannes Rahail, M.Kes, kepada Bupati Waropen. Penyerahan ini disaksikan oleh unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh adat, tokoh perempuan, dan tim peneliti dari Uncen.
Dengan diluncurkannya GDPK ini, diharapkan seluruh perangkat daerah dapat menyelaraskan program kerjanya agar selalu berorientasi pada manusia (human-centered development). Tujuannya jelas: mewujudkan masyarakat Waropen yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya saing di masa depan.

