Papua Global News
Bupati Waropen Yermias Bisai, SH saat memimpin apel penghentian turnamen bupati cup 2 2023
Headline

TURNAMEN SEPAKBOLA BUPATI CUP II WAROPEN-2023 RESMI DIHENTIKAN

WAROPEN-Turnamen Bupati Cup II Waropen 2023 telah resmi dihentikan. Bupati Waropen Yermias Bisai, SH selaku penanggung jawab Turnamen ini menghentikan kompetisi secara resmi dihadapan para perwakilan klub, wasit, pihak keamanan, panitia dan simpatisan sepak bola yang hadir di Lapangan Budi Utomo, Selasa (9/5).

Bupati Yermias Bisai, SH menghentikan turnamen dengan dasar keamanan masyarakat lebih diutamakan. Karena menurutnya, selama pertandingan terjadi potensi kericuhan kerap kali terjadi. Justru akan membuat kondisi keamanan dimasyarakat terganggu.

Bupati bahkan menyadari bahwa masyarakat Waropen belum siap melakoni laga sebesar Bupati Cup Waropen. Hal ini tentu saja membuatnya kecewa.

“Ternyata mental sebagian kita masyarakat Waropen belum siap menerima suatu event terbesar seperti ini. Olehnya itu ada satu keraguan, jangan sampai kompetisi ini dilanjutkan dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan merugikan kita semua,” ungkap Bupati Yermias Bisai.

Bupati Waropen juga berharap agar masyarakat Waropen bisa menerima keputusan tersebut sebagai suatu pembelajaran, agar kedepannya dalam pergelaran event-event seperti ini kita lebih siap untuk saling menahan diri agar senuanya dpt berjalan lancar dan baik.

Bupati Waropen juga menyatakan bahwa Penghentian turnamen ini juga sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yg tdk diinginkan yang nantinya akan berdampak pada keamanan dan ketentraman umum. Setelah melakukan koordinasi dengan pihak keamanan Polres Waropen dan juga Koramil Waropen.

“Penghentian turnament seperti ini, sebenarnya merupakan hal yang biasa dalam suatu event, apalagi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” terang bupati.

Menurutnya tidak penting apa pendapat orang-orang yang ada di luar Waropen yang menganggap kita tidak sanggup melakoni kegiatan sebesar turnamen sepakbola seperti ini.

Dengan menghentikan kompetisi ini, Bupati Yermias Bisai, SH memberikan kompensasi kepada seluruh tim yang ikut serta. Kompensasi ini diberikan secara adil, sama rasa namun tidak sama rata, melihat capaian tahapan yang telah ditorehkan setiap tim yang bertanding.

Dengan dihentikannya kompetisi ini juga tidak ada juara, maupun tim terbaik dan top skor dan juga tentunya penyerahan piala. (il).

Artikel Terkait

Peringati HAB Ke-80, Bupati Waropen Tekankan Sinergi dan Moderasi Beragama

Redaksi

Waropen Petakan Masa Depan, Bupati FX Mote Resmi Luncurkan GDPK

Redaksi

Waropen Siap Dukung Percepatan Pembangunan Papua dan Swasembada Nasional!

Redaksi