Info Papua

Tuangkan Ide Kreatif, Komunitas Diving di Biak Ini Gelar Lomba Fotografi Gunakan Smartphone

BIAK-Ragam cara dapat dilakukan untuk menuangkan ide-ide kreatif, dan inovatif dengan cara yang positif tentunya. Seperti yang dilakukan oleh Komunitas kecil di Biak yang bergerak khusus bagi pecinta bawah laut Apuse Divers Community, peduli lingkungan Komunitas Bongkar-Bongkar dan komunitas Fotokopi Biak. Gabungan tiga komunitas ini menggelar lomba foto hanya menggunakan smartphone. Tentu saja lomba ini dapat dijangkau oleh siapapun baik amatir hingga pro sekalipun dibidang fotografi.

Bertajuk Fun Street Fotografi Competition 2021, dan mengangkat tema foto Human Interest dengan narasi menangkap moment-moment interaksi orang yang ada di sekitar kita yang kadang terlupakan. Mulai dari interaksi terhadap sesame manusia, ekspresi emosional, serta potret kehidupan manusia yang tidak luput dari problem kehidupan sehari-hari.

21062194
foto: Apuse Divers Biak.

John Sobuber yang merupakan Ketua Apuse Divers Biak Community didampingi Wolter Mendel selaku anggota Apuse Divers Biak mengatakan kegiatan yang telah selesai dilombakan ini diikuti sebanyak 27 orang dari total peserta 35 orang yang sisanya dinyatakan gugur sebelum berlomba. Namun diluar itu, kata Jhon total peserta yang berhasil mendaftar berkisar 213 orang. Lomba pun telah digelar dan mendapatkan beberapa yang foto yang dinilai terbaik, pada tanggal 18 Juni lalu.

“Ini cara kami dalam menuang kreatifitas, dan sebagai upaya mengisi ruang-ruang kosong agar para pecinta fotografi dapat menyalurkan hobby sekaligus berkompetisi. Juga sarana dan media Silaturahmi bagi sesama Fotografer dan Peserta Fun Street Fotografi Competition 2021. Tentunya tidak lepas dari tanggung jawab moril kami sebagai komunitas dalam mengimplementasi dari Komitmen pelaksanaan program kerja Komunitas Apuse Divers Biak, Komunitas Bongkar – Bongkar Biak dan Fotokopi Biak,” terang Jhon Ketua Apuse Divers Community Biak.

21062195
foto: Apuse Divers Biak

Dari kegiatan sederhana ini Jhon berpesan bahwa kreatifitas itu bisa muncul walau tanpa uang sekalipun. Disisi lain juga di kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori menurutnya masih ada orang yang memiliki semangat bekerja jujur, tidak mengeluh dan tidak mengukur uang adalah nilai tertinggi dalam kehidupan.

Lanjut Jhon Existensi dari Organisasi atau Sponsor masih ada bila kita mampu mendistribusikan kebutuhan kita secara transparan dan dapat diukur, karena disiplin adalah kunci dari keberhasilan. Dari kompetisi itu juga dapat meningkatkan competitornya, dan setiap kompetisi atau event tidak harus megah dan mewah, untuk dapat menarik peserta dan antusias masyarakat.

Adapun yang keluar sebagai juara dalam kategori yang dilombakan adalah juara 1 diraih oleh Windi Rahmawan Saputra, Juara 2 diraih oleh Martona, dan juara 3 diraih oleh Roy Karaeng. (il).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button