Waropen – Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Waropen melaksanakan Kick Off Intervensi Serentak pencegahan Stunting tahun 2024 di balai kampung usaiwa, jumat ( 21/06/2024).
Bupati Yermias Bisai, SH Melalui Pj Sekda Jaelani,SP,M.Si dalam sambuntannya menyampaikan, Kick Off Intervensi Pencegahan Stunting sebagai bentuk Upaya komitmen Pemerintah untuk menurunkan angka stunting di daerah.
Intervensi serentak percepatan penurunan stunting merupakan tidak lanjut surat mendagri No: 400.5.3/3161 tentang pelaksanaan kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting di daerah.

Angka Stunting di kabupaten Waropen mengalami penurunan dari tahun ke tahun, tahun 2022 ke tahun 2023 angka stunting menurun 6 persen dari total kasus 169 balita turun menjadi 106, sedangkatan target secara nasional turun 14 persen. Ungkap Jaelani.
Di Kesempatan itu Pj Sekda Jaelani mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam upaya pencegahan stunting.
“saya mengajak ( -red Pj Sekda Jaelani) seluruh stakeholder terus bersinergi dan kedepan kita harus bisa menurunkan angka stunting.
Dijelaskan, bahwa gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan kunjungan sasaran untuk datang ke posyandu dan mendeteksi dini masalah gizi melalui pengukuran antropometri, dilanjutkan pemberian edukasi pencegahan stunting dan melakukan Tindakan intervensi pada sasaran bermasalah gizi yang telah diverifikasi oleh tenaga Kesehatan di puskesmas.

Dirinya berharap, agar Calon pengantin, Ibu-ibu Hamil dan Orang tua yang memiliki bayi untuk terus melakukan konsultasi baik di setiap Puskesmas atau di Posyandu.
“Perlu dilakukan pendataan seluruh calon pengantin, ibu hamil, dan balita oleh petugas di wilayah kerja masing-masing,” harap Pj Sekda Jaelani.
Acara Kick Off Intervensi Serentak pencegahan Stunting dihadiri Kapolres Waropen AKBP. Iip Syarif Hidayat, S.H., Danramil 1709-03/waropen bawah mayor Inf Gunawan Wibisono, Kepala BAPPEDA Bob Woriori, dan Kepala DP3A Selvina Y Imbiri SKM, MPH. (mb)

