Papuaglobal.com, SUPIORI – Realisasi Dana Otonomi Khusus untuk Kabupaten Supiori, Kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Aldy, SE telah mencapai 50,16%. Realisasi ini terbilang cukup baik, mengingat penyaluran dana otsus sudah memasuki tahap kedua menuju tahap ketiga.
Kata Aldy, ditemui di Kantor BPKAD Supiori, Kamis (29/8), untuk pagu anggaran Otsus Kabupaten Supiori Tahun Anggaran 2024 adalah senilai Rp.98.250.227.000,. Jumlah ini sudah termasuk diantaranya pagu anggaran untuk Umum, DTI, Spesifik/Khusus.
Pada pagu ini Kabupaten Supiori dijelaskan Aldy, dari penyaluran tahap I dan Tahap II totalnya sudah mencapai Rp.73.687.670.250,- sehingga untuk realisasi hingga pertanggal 28 Agustus 2024 totalnya adalah Rp.36.958.132.974,- .
“Jadi secara total presentase total realisasi anggaran untuk Otsus 50,16%,” ungkap Aldy.
Dikatakan, untuk melangkah ke tahap ketiga, tentu Kabupaten Supiori sudah mencapai progres diatas 50%, dan dinyatakan telah siap. Lanjut Aldy, dalam penyerapan Otsus tahun 2024 hampir tidak ada kendala, karena OPD sebagai penerima dan penyalur Dana Otsus berjalan dengan baik, sampai pada pelayanan kepada masyarakat.
Untuk realisasi pada program non Fisik kata Aldy, Otsus di Kabupaten Supiori telah sesuai pada jalur yang diamanatkan. Yaitu mengutamakan pembangunan non fisik serta pemberdayaan bagi Orang Asli Papua, dimana hal itu menjadi konsen utama dalam penerapan Otsus di Papua pada umumnya.
“Apa yang disampaikan oleh Pemprov Papua itu sudah relevan dengan anggaran yang diberikan kepada Pemkab Supiori. Misalnya untuk program 1% diberikan pagu sekitar 36 miliar sekian, kemudian untuk Otsus 1,25% itu 49 miliar sekian, sedangkan DTI untuk kegiatan fisik hanya 12 miliar sekian. Jadi dari pembagian pagu yang diberikan dari Provinsi memang sudah mengutamakan pembangunan non-fisik untuk kebutuhan dan pelayanan kepada masyarakat Orang Asli Papua di Kabupaten Supiori,” terangnya.
Diakui, secara presentase Dinas Pendidikan dalam alokasi Otsus mejadi OPD yang menerima alokasi terbesar, diikuti Dinas Kesehatan.
Lanjut Aldy, penerimaan dan juga daya serap yang cepat serta pelaporan yang baik, yang berhasil diterima dalam bentuk penghargaan untuk Kabupaten Supiori beberapa waktu lalu, akan meningkatkan penerimaan pagu anggaran untuk Otsus di Tanah Papua bagi Kabupaten Supiori.
Menurut data BPKAD Supiori, selama 15 tahun sejak tahun 2009-2024 penerimaan dana Otsus untuk Negeri Injil ini telah mencapai Rp. 1.173.872.221.396,56,-. Penerimaan terbesar ada pada tahun 2022 dan juga tahun 2024. ( go).

