HeadlinePendidikan & Kesehatan

Selesaikan Sengketa Tanah SMA Negeri Urfas, Polres Waropen Bersama Dewan Adat Lakukan Mediasi

WAROPEN – Polres Waropen bersama Dewan Adat Waropen, lakukan mediasi penyelesaian masalah sengketa kepemilikan tanah adat yang ditempati oleh SMA Negeri Urfas di Aula Kerja Bersama Polres Waropen, Rabu (17/11/2021).

Kegiatan mediasi tersebut dipimpin oleh Kapolres Waropen yang diwakili oleh Kasat Binmas Iptu. La Ode Abdul Zakir, S.E., dan Ketua Dewan Adat Waropen Sdr. Frans B. Wonatorei dan diikuti oleh pihak yang bersengketa yaitu Kepala Suku Wonatorei Sdr. Maklon Wonatorei dan Kepala Suku Watopa Suweni Sdr. Paulus Seruma serta pihak terkait yaitu Kepala SMA Negeri Urfas Sdri. Hendrina Rogi, S.Pd., dan Ketua Komite SMA Negeri Urfas Sdr. Ishak Sirami.

Menurut Kapolres Waropen melalui Kasat Binmas Iptu. La Ode Abdul Zakir, S.E., yang didampingi oleh Ketua Dewan Adat Waropen Sdr. Frans B. Wonatorei, mediasi ini dilakukan terkait permasalahan sengketa tanah yang ditempati oleh SMA Negeri Urfas di Kampung Rorisi, Distrik Urei Faisei, yang kepemilikannya diklaim oleh Keluarga Wonatorei dan Keluarga Faisei.

“Kami bersama Dewan Adat Waropen, dalam hal ini, bersifat sebagai mediator terkait sengketa tanah tersebut.” Terang Kasat Binmas.

“Dan setelah dilakukan mediasi, kedua pihakyang bersengketa, yaitu pihak Keluarga Wonatorei dan Keluarga Faisei serta pihak SMA Negeri Waren, sepakat untuk membuat Surat Pernyataan yang dikeluarkan oleh Dewan Adat Waropen, yang berisi kesepakatan pembayaran oleh Pemerintah terhadap tanah adat yang ditempati oleh SMA Negeri Urfas akan dibagi sama rata kepada Keluarga Wonatorei dan Keluarga Faisei.”

Sementara Ketua Dewan Adat Waropen Sdr. Frans B. Wonatorei, mengapresiasi pihak Polres Waropen yang bersedia memediasi dan menyediakan tempat mediasi sengketa tanah ini. (nov)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button