Serui – Satuan Reserse Kriminal Polres Kepulauan Yapen berhasil meringkus pelaku penjambretan yang beraksi di sekitar jalan Gajah Mada Serui belum lama ini. Aksi jambret dengan menggunakan kekerasan ini menimpa seorang ibu paruh baya berusia 53 tahun ketika sedang melintas di Jalan gajah Mada sepulang dari Apotik yang berada disekitar jalan tersebut
Kasat Reskrim Iptu Gondam P dalam keterangan resminnya ,Kamis (19/11/2020) di Mako Mapolres Yapen menjelaskan bahwa pelaku yang sudah menjadi tersangka dalam tindak kriminal ini berinisial H.S.I yang juga merupakan seorang Resedivis dalam kasus Curanmor beberapa waktu lalu.
” Yang bersangkutan ini Residivis untuk hukuman sebelumnya dalam kasus curanmor ” ucap Gondam
Gondam menuturkan kejadian yang menimpa Korban berinisial P terjadi saat korban menuju perjalanan pulang dari Apotik yang berada di Jalan Gajahmada Serui menggunakan sepeda motor tiba-tiba dilambung oleh tersangka, kemudian tersangka langsung mengambil secara paksa dompet korban yang tengah dipegangnya yang mana saat itu korban dibonceng dalam posisi duduk perempuan dan mengakibatkan korban sempat jatuh ke jalan raya.
” Setelah menerima laporan ini,Tim Opsnal sat Reskrim melakukan penyelidikan dan mendapat informasi bahwa tersangka pencurian dengan kekerasan di Jalan Gajahmada adalah saudara H.I.S ” ungkapnya.
Lanjut Gondam mengetahui identitas pelaku tim opsnal langsung menuju kerumah tersangka di Jalan Imam Bonjol gang Surabaya dan langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka tanpa ada perlawanan” ujar Gondam.
“Barang bukti sebuah dompet berwarna kuning hitam kami dapat didepan rumah tersangka dan kami juga menahan barang bukti satu unit sepeda motor yang digunakan tersangka saat melancarkan aksinya” terang Gondam.
Akibat perbuatan tersangka Alumnus Akpol 2013 ini menyangkakan kepada tersangka H.S.I pada pasal 365 Ayat (2) ke-1 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 12Tahun.
Sementara Wakapolres Kompol Praja Gandha Wiratama dalam kesempatan itu menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati lagi saat berkendara membawa barang-barang berharga.
” Saya minta masyarakat lebih berhati-hati lagi saat berkendara dan membawa barang berharga atau tas agar tidak memancing kejahatan di kota Serui ini” tandasnya.

