WAROPEN-Festival Makan 10.000 Kepiting akan dijadikan Momentum Untuk membangkitkan semangat potensi kelautan di Kabupaten Negeri Sejuta Bakau Waropen. Kita akan berupaya Festival ini masuk dalam rekor MURI.
Tiap OPD, Organisasi Masyarakat, BUMN, BUMD dan Masyarakat Kampung di Kabupaten Waropen Wajib melakukan Budi Daya Kepiting dalam Kerambah. Nanti akan ditampung dan dibeli langsung oleh pemerintah tentunya. Target kita bisa terkumpul hingga 50.000 kepiting termasuk didalamnya untuk komoditi Ekspor,” tegas Wabup Lamek Maniagasi dalam pertemuan bersama Pokja STC 2023 Kabupaten Waropen di Kantor Klasis GKI, Senin (20/2).
Sail Teluk Cendrawasih (STC-2023), merupakan salah satu Event yang masuk Kalender Pariwisata Nasional guna mengenalkan potensi bahari dan maritim di papua sebagai beranda Indonesia di kawasan Pasific.
STC-2023 adalah giat kolaborasi bersama antara Pemerintah Pusat yang dikoordinir oleh Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Papua sebagai Tim Asistensi Penyelenggaraan dan Pemerintah Kabupaten sebagai Penyelenggara.
Kegiatan ini mendapatkan perhatian khusus dari 8 Kementrian. Saatnya OPD dan Dinas Terkait menyusun program dan mengejar Dana Alokasi Khusus ke Kementrian.
“Perbanyak aktivitas UMKM Lokal di Waropen. Lakukan Pemberdayaan dalam pengelolaan hasil dari olahan masakan kepiting,” ucap Wabup Lamek Maniagasi.

Sail Teluk Cenderawasih ini akan mengangkat Potensi Sumber Daya Perikanan dan Kelautan di Negeri Bakau Waropen.
Kegiatan ini dapat mengakselerasi peningkatan kualitas dan kuantitas ekspor hasil kelautan. Hal ini meliputi percepatan dan pembangunan sarana prasarana pendukung, penyiapan, SDM yang kompeten dan berdaya saing.
“Kita Harus Memperkuat Komoditi andalan seperti Udang dan Kepiting. Kita juga harus berpartisipasi aktif dalam kegiatan Pameran UMKM untuk mendorong pengusaha lokal di Waropen agar lebih berdaya saing demi peningkatan ekonomi kerakyatan,” tandas Wabup. (il).

