Papuaglobal.com, BIAK-PSBS Biak akhirnya menggelar seleksi pemain Elite Pro Academy PSBS Biak, pada Jumat (13/9). Seleksi akan berlangsung kurang lebih dua hari, dan hari ketiga akan langsung diumumkan para peserta yang dinyatakan lolos seleksi.
Seleksi EPA ini diikuti sebanyak 64 anak yang telah melakukan registrasi sebelumnya, setelah pengumuman pendaftaran seleksi yang telah diumumkan kurang lebih sebulan yang lalu. Seleksi ini dipantau langsung oleh Asisten Pelatih EPA PSBS Biak Matheus Rumaropen. Matheus juga didampingi dua orang penitia dari PSBS Biak yakni Liberty dan Leo Tanuria.
Asisten Pelatih EPA PSBS Coach Matheus Rumaropen mengatakan, saat ini seleksi dibuka tanpa dihadiri oleh pelatih Kepala EPA PSBS Coach Erol Iba. Namun dia pastikan Coach Erol akan tiba pada har kedua dan hari penentuan pemilihan hasil seleksi.
“Bersamaan dengan jadwal yang diagendakan oleh Manajemen PSBS dari tanggal 13-14 September dilakukan seleksi Elite Proa Academy PSBS Biak. Pelatih Kepala EPA PSBS Biak Coach Erol Iba meminta untuk melakukan seleksi di Biak, kami diminta untuk melihat potensi-potensi anak-anak Biak untuk mengikuti seleksi EPA. Namun karena penerbangan dari Bali ke Biak, akhirnya hari pertama seleksi belum dihadiri langsung oleh Coach Erol Iba. Tapi dipastikan besok, Coach erol Iba akan langsung lihat dan datang, sekaligus menentukan para pemain yang akan lolos pada seleksi EPA PSBS untuk kategori usia 16, 18 dan Usia 20 Tahun,” ungkap Matheus Rumaropen.
Diakuinya, antusias dari para anak-anak pecinta sepakbola yang turut mengikuti seleksi EPA PSBS Biak ini cukup tinggi, dikarenakan diikuti oleh 64 anak. Mereka nantinya akan bersaing secara skill, dan juga posisi-poisisi yang dibutuhkan oleh manajemen EPA PSBS Biak.
Elite Pro ini sendiri akan dimulai pada pertengahan bulan September, dan setiap klub Liga 1 wajib menyertakan klub binaannya untuk mengikuti Liga Elite Pro Academy 2024-2025 selama kurang lebih lima bulan. Tentu saja ini menjadi ajang yang baik dalam mengembangkan potensi-potensi lokal dan muda yang ada di Biak, untuk tetap mengembangkan komitmen memajukan sepakbola di Tanah Papua. (go).

