WAROPEN, Papuaglobal.com. | Peran strategis perempuan dalam pembangunan Waropen semakin kokoh! Pada Jumat (20/06/2025), Bupati Waropen, Drs. Fransiskus Xaverius Mote, M.Si, secara resmi melantik 69 Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Waropen Masa Bakti 2025–2030. Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya era baru kepemimpinan GOW di bawah nakhoda Ny. Yohana Bonai/Boari.
Acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh para tokoh perempuan inspiratif, pejabat daerah, serta tamu undangan lainnya, menciptakan suasana yang penuh kebersamaan dan optimisme.
Mengawali sambutannya, Bupati F.X. Mote menyampaikan rasa syukur mendalam atas terselenggaranya pelantikan GOW Waropen dalam suasana sehat dan penuh kebersamaan.
“Hari ini kita patut bersyukur karena dapat hadir bersama para tokoh perempuan, para cendekiawan, dan perempuan-perempuan hebat dalam momen penting ini,” ujar Bupati, memberikan apresiasi.
Pelantikan GOW ini datang selang sehari setelah pengukuhan pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Waropen. Bupati Mote menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan titik awal pengabdian nyata para pengurus GOW untuk turut serta secara aktif dalam membangun daerah.
“Saya berharap para pengurus GOW mampu menjalankan misi dan tujuan mulia ini, demi meningkatkan potensi perempuan di Kabupaten Seribu Bakau Waropen,” tegasnya.

“Kita ingin menciptakan perempuan yang maju, mandiri, adil, makmur, berakhlak, dan berbudi.”
Dalam amanatnya, Bupati Mote juga menyoroti kehebatan perempuan dalam mengatur. Ia menekankan pentingnya manajemen waktu yang cerdas agar para perempuan mampu menyeimbangkan peran krusial sebagai istri, ibu, dan anggota aktif organisasi. “Bagi waktu untuk suami, anak, dan juga organisasi. Waropen membutuhkan perempuan-perempuan yang aktif, kreatif, dan berkontribusi langsung dalam pembangunan,” serunya.
Bupati juga menyoroti peran strategis GOW sebagai mitra vital pemerintah dalam menggerakkan masyarakat. Ia menyebut perempuan sebagai “lokomotif” yang akan mewujudkan visi Waropen Bangkit, Mandiri, Sejahtera, dan Berkeadilan melalui pemberdayaan perempuan.
“Tidak ada bapak pertiwi, yang ada adalah Ibu Pertiwi. Itu tandanya perempuan itu hebat! Kita butuh perempuan sebagai pengayom, panutan, dan lokomotif dalam organisasi-organisasi sosial kemasyarakatan,” jelasnya, memberikan pujian tertinggi.

Bupati berharap keberadaan GOW menjadi wadah produktif untuk bertukar gagasan, menciptakan program kerja yang sejalan dengan arah pembangunan daerah, serta mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur perumahan yang layak.
Pewarta : M Lubis
Editor : Mail

