WAROPEN, Papuaglobal.com | – Sebuah tonggak baru pembangunan keluarga dan masyarakat Waropen ditandai pada Jumat (20/06/2025). Bupati Waropen, Drs. Fransiskus Xaverius Mote, M.Si, secara resmi melantik 41 Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Waropen Masa Bakti 2025–2030. Ny. Bernadeta Goo Mote, SH, istri Bupati, dipercaya memimpin organisasi strategis ini.
Pelantikan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Waropen, Ketua DPRK Waropen, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan penting, menegaskan dukungan penuh terhadap peran sentral PKK.
Dalam sambutannya, Bupati Mote yang dijuluki Bupati Perubahan dengan jujur dan menyentuh hati menggarisbawahi peran tak ternilai para perempuan dalam setiap keberhasilan. “Kita ini bisa berada di tempat ini bukan karena kehebatan atau kemampuan kita, tetapi karena Tuhan. Lebih dari itu, karena doa dan dukungan dari istri-istri kami yang luar biasa,” ungkap Bupati.
Ia melanjutkan, keyakinan bahwa perempuan adalah pilar kekuatan pembangunan tak hanya berlaku di lingkup pribadi.
“Saya yakin, ibu-ibu yang dilantik hari ini pun adalah perempuan-perempuan hebat yang akan menjadi kekuatan besar dalam pembangunan keluarga dan daerah,” tambahnya, memberikan amanat besar.

Bupati Mote secara khusus menekankan bahwa keberadaan perempuan sangat vital. Bukan hanya sebagai pelaksana 10 program pokok PKK, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai luhur keluarga dan masyarakat di Kabupaten Seribu Bakau Waropen.
“Laki-laki yang hebat itu ada karena ada perempuan yang luar biasa. Dunia ini berisi kehidupan karena ada perempuan. Perempuan bertanggung jawab atas generasi, atas tempat tidur, tempat makan, dan pendidikan anak-anak. Tugasnya luar biasa, dan itu dimulai dari rumah,” tegasnya, menggambarkan peran mulia perempuan.
Sebuah kebanggaan juga disampaikan Bupati karena Ketua DPRK Waropen saat ini adalah seorang perempuan, yang menurutnya menjadi simbol penting perhatian masyarakat terhadap peran perempuan dalam pembangunan.
Kepada para pengurus PKK yang baru dilantik, Bupati berpesan agar menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
“Kalau ibu-ibu pengurus PKK bisa menjadi contoh bagi tetangga, maka saya yakin 10 program pokok PKK akan berjalan lebih baik dan membawa perubahan besar bagi Waropen di masa mendatang,” ucapnya optimis.

Bupati juga menyinggung peran PKK dalam mendukung ketahanan ekonomi keluarga dan pemberdayaan perempuan, menegaskan pentingnya pembangunan yang berakar dari rumah tangga. “Pembangunan keluarga akan tertinggal kalau tidak dimulai dari kampung. Dan di kampung, perempuan adalah motor penggeraknya.”
Menutup amanatnya, Bupati Mote berbagi data kependudukan dari Dukcapil yang menunjukkan jumlah penduduk Waropen lebih dari 39.000 jiwa, dengan jumlah pegawai baru sekitar 2.000 orang. Ia juga memberi kabar baik bahwa pada tahun 2024, 389 calon pegawai telah dinyatakan lulus dan siap menerima SK pengangkatan.
“Mari kita jadikan PKK sebagai kekuatan nyata di tengah masyarakat. Bukan sekadar organisasi, tapi menjadi rumah bagi perubahan,” pungkas Bupati, menyerukan semangat kolaborasi dan inovasi.
Pewarta : M Lubis
Foto : AFP
Editor : EL

