Papua Global News
Headline

Pengibaran Merah Putih Bawah Laut di Pulau Nau, Bupati Ajak Dukung Wisata Bahari dan Rohani

Pulau Nau, Waropen| Papuaglobal.Com | Minggu, 17 Agustus 2025. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Waropen bersama para penyelam pemuda Pulau Nau melaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih di dalam laut pada bujur Barat dengan kedalaman 15 meter. Uniknya seorang penyelam wanita, Keterina Kandai dari Dinas Perikanan Kabupaten Waropen, turut ambil bagian dalam prosesi pengibaran tersebut.

Kegiatan diikuti sebanyak 8 orang penyelam, bersama unsur Dinas Pariwisata Kabupaten Waropen dan Dinas Perikanan Kabupaten Waropen. Prosesi berlangsung aman dan terukur dengan penekanan pada standar keselamatan penyelaman serta komitmen menjaga kelestarian ekosistem laut di sekitar lokasi pengibaran.

Pulau Nau merupakan satu-satunya pulau di Waropen yang pernah dicanangkan sebagai Kampung Wisata. Selain menyimpan relief Yesus Kristus dan kisah perjamuan Yesus Kristus, pulau ini memiliki potensi bawah laut yang sangat luar biasa. Ekosistem karang yang masih terjaga menghadirkan pemandangan indah, sementara masyarakat setempat aktif menjaga kawasan pantai dari aktivitas ilegal fishing.

Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung pengembangan potensi wisata bahari dan wisata rohani di Pulau Nau, melalui penguatan infrastruktur dasar dan akses, peningkatan kualitas layanan destinasi, promosi terarah, serta pelestarian terukur terhadap ekosistem karang dan situs-situs rohani yang berada di Pulau Nau.

Pemerintah daerah mendorong kolaborasi Dinas Pariwisata, Dinas Perikanan, pemerintah kampung setempat serta komunitas penyelam dalam penyiapan SDM pemandu selam dan interpretasi situs, penertiban praktik ilegal fishing, serta pengembangan amenitas ramah lingkungan untuk mengangkat daya tarik Kampung Wisata Pulau Nau secara berkelanjutan.

“Pulau Nau menjadi pusat destinasi wisata terpadu di Kabupaten Waropen. Pembangunan Infrastruktur pendukung pariwisata di Pulau Nau akan di gelontorkan secara bertahap mulai tahun depan. Pulau Nau bukan tempat asing di Kabupaten Waropen,” Pungkas Bupati.

Pulau yang menjadi pulau satu-satunya milik Kabupaten Waropen ini sejak masa kepempinan Bupati Waropen periode pertama Ones Jacob Ramandei, sejatinya sudah dijadikan sebagai pusat destinasi wisata Rohani dan Bahari.

Redaksi : EL

Artikel Terkait

Warga Adat Waropen Datangi Kantor DPRK, Tolak Keras Izin Sawit 128 Ribu Hektar!

Redaksi

26 Ribu Lahan Mangrove Waropen, Potensial Sebagai Blue Carbon Untuk Dunia

Redaksi

Langkah Besar Menuju Digitalisasi Layanan Kesehatan, Dinkes Waropen Luncurkan Rekam Medis Elektronik (RME), di PKM Khemon Jaya

Redaksi