Papua Global News
Kepala Dinas Pendidikan yang diwakili Japosman Situmorang, S.Sos.,MM.Pd., Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor, bersama jajaran pimpinan sekolah dan dewan guru, serta pengawas pendidikan saat penutupan kegiatan Komunitas Belajar, di Aula SMA YPK 1 Biak, Rabu (16/10).
HeadlineInfo PapuaPendidikan & Kesehatan

Pekan Bukti Karya Komunitas Belajar Kabupaten Biak Numfor Sukses Digelar

BIAK NUMFOR, Papuaglobal.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor menyelenggarakan kegiatan Pekan Bukti Karya Komunitas Belajar yang dihadiri sekitar 50 peserta dari lima sekolah di wilayah Biak Numfor. Kegiatan ini bertujuan untuk memaparkan perkembangan komunitas belajar di tiap sekolah dalam upaya meningkatkan potensi para tenaga pendidik melalui berbagai metode pengajaran inovatif.

 

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Komunitas Belajar dari SD Angkasa Lanud Manuhua Biak, SMP Angkasa Lanud Manuhua Biak, SMA Negeri 3 Biak, SMP Negeri 3 Biak Kota, dan SMKS YPK 1 Pariwisata Biak. Setiap sekolah menampilkan hasil kolaborasi dan pembelajaran yang telah dilakukan, khususnya dalam memanfaatkan era digitalisasi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa.

Para komunitas belajar dari 5 sekolah dari satuan pendidikan yang berbeda.

Ketua Tim Komunitas Belajar Fandun Oser dari SMKS YPK 1 Pariwisata Biak, Daud, SE, S.Pd.,M.M.Pd, menjelaskan bahwa komunitas belajar mereka berfokus pada kolaborasi dan berbagi praktik baik antar pendidik untuk meningkatkan kompetensi mengajar. “Fandun Oser adalah tempat di mana guru-guru melakukan pembelajaran bersama, berkolaborasi, dan berbagi praktik baik untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta berpihak kepada peserta didik,” ungkapnya. Fandun Oser, yang berarti “Bersama Menuju Tujuan,” menjadi wadah penting dalam pengembangan potensi para guru penggerak di sekolah tersebut.

 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Japosman Situmorang, S.Sos.,MM.Pd., Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor, serta para pengawas sekolah. Dalam sambutannya, Japoman Situmorang menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru dalam mengembangkan metode pengajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

“Kami berharap bahwa kolaborasi dalam komunitas belajar ini dapat terus mengembangkan potensi para guru dan menciptakan pembelajaran yang lebih baik bagi siswa,” ujarnya.

 

Komunitas Belajar, yang diisi oleh para guru penggerak kreatif dan inovatif, berperan penting dalam menerapkan metode pengajaran baru yang sejalan dengan tuntutan era digital. Mereka terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memastikan bahwa pembelajaran yang diterapkan di kelas mendukung keterampilan abad 21.

 

Sementara ditempat terpisah, Kepala Sekolah SMKS YPK 1 Pariwisata Biak, Riana Puspitasarie, S.Pd.,Gr.,M.Pd.,M.Si., menyampaikan pandangannya mengenai kesuksesan kegiatan Komunitas Belajar yang digelar di Biak. Menurutnya, Komunitas Belajar merupakan wadah penting bagi para pendidik untuk berkolaborasi, berbagi praktik baik, dan terus mengembangkan metode pengajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa di era digitalisasi.

 

“Sebagai Kepala Sekolah SMKS YPK 1 Pariwisata Biak dengan tujuh jurusan, yaitu Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Teknik Logistik, Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Akuntansi, Tata Busana, dan Tata Boga, saya sangat mendukung dan mengapresiasi adanya Pekan Bukti Karya Komunitas Belajar Kabupaten Biak. Kegiatan ini memberikan ruang kepada guru2 untuk lebih menggedapankan inovasi dan kreatif dalam pembelajaran. Aksi nyata ini juga merupakan rolemodel bagi sekolah laennya bagaimana memanage sebuah komunitas yang efektif dan efisien sehingga visi, misi dan tujuan sekolah dapat tercapai,” paparnya

 

“Sebagai kepala sekolah, saya sangat mengapresiasi keberhasilan kegiatan ini karena memberikan dampak positif bagi para pendidik di SMKS YPK 1 Pariwisata. Harapannya, dengan adanya Komunitas Belajar, para guru akan semakin kreatif dan inovatif dalam menciptakan pembelajaran yang berpihak pada peserta didik. Ini adalah langkah awal untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah kami,” tambahnya.

Riana juga berharap output dari kegiatan Komunitas Belajar ini tidak hanya terbatas pada peningkatan kompetensi guru, tetapi juga berdampak langsung pada hasil belajar siswa. “Kami ingin menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja, khususnya dalam sektor pariwisata,” tandasnya.

 

Kegiatan Pekan Bukti Karya ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperluas jaringan kerja sama antar sekolah di Kabupaten Biak Numfor, sekaligus memperkuat peran komunitas belajar sebagai motor penggerak perubahan dalam dunia pendidikan di wilayah tersebut. (go).

Artikel Terkait

Pengembangan PAUD Holistik Integratif (HI) di Biak Numfor, Perlu Mendapatkan Pembekalan Maksimal

Mail