WAROPEN, PapuaGlobal.com-Oktovina Sirami, Kepala Sekolah SMA YPK F.X Mote, mendesak pihak kontraktor untuk segera menyelesaikan pembangunan laboratorium dan beberapa gedung lainnya yang masih terbengkalai. Kamis, (13/03/2025)
Dalam pernyataannya, Oktovina menegaskan bahwa kelambanan proyek ini berdampak pada proses belajar-mengajar serta kenyamanan siswa dan guru.
Dengan harapan meningkatkan kualitas pendidikan, Oktovina Sirami meminta agar semua pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk menuntaskan pekerjaan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.
Pada pertemuan antara para guru SMA YPK F.X. Mote, Bupati Waropen, dan Ketua BP3OKP Provinsi Papua, Kepala Sekolah menegaskan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah Waropen serta BP3OKP Provinsi Papua dalam menyelesaikan permasalahan pembangunan sekolah.

Salah satu poin utama yang dibahas adalah pertanggungjawaban kontraktor yang mengerjakan pembangunan Ruang laboratorium komputer beserta perabotnya dengan harga borongan Rp. 499.000.000, Pembangunan ruang perpustakaan beserta perabotnya dengan harga borongan Rp. 519.000.000. pekerjaan tersebut diduga dikerjakan oleh istri oknum pejabat.
Kepala Sekolah meminta agar pihak terkait dapat memanggil kontraktor untuk memberikan klarifikasi serta memastikan hasil pekerjaan yang telah dilakukan sesuai dengan standar yang diharapkan.
Pertemuan ini menjadi momentum bagi pihak sekolah untuk menyampaikan aspirasi terkait infrastruktur pendidikan demi meningkatkan kualitas pembelajaran bagi siswa.
Pemerintah daerah dan BP3OKP Provinsi Papua diharapkan dapat mengambil langkah konkret dalam menangani permasalahan ini sehingga fasilitas pendidikan di SMA YPK F.X. Mote dapat digunakan secara optimal.

