Papuaglobal.com | Mamberamo Raya, 30 Juni 2025 — Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mamberamo Raya, Elias Basutey, S.Pd, mengingatkan semua pihak agar tidak mencampuradukkan agama dengan politik, terutama menjelang pemungutan suara ulang ( PSU ) Pilgub Papua yang akan digelar pada 6 agustus mendatang. Hal ini disampaikannya dalam orasi kampanye terbuka Calon Gubernur Papua nomor urut 2 Matihus Derek Fakiri ( MDF ) – Aryoko Rumaropen atau akrab disapa MARYO di Burmeso senin (30/6).

Dalam orasinya, Elias Basutey dengan tegas mengatakan bahwa gereja harus tetap menjadi tempat ibadah dan bukan alat politik. “Gereja tetap gereja, politik tetap politik. Jangan membawa mimbar ke dalam urusan politik praktis,” ujarnya di hadapan ratusan pendukung yang hadir di Burmeso.
Basutey menekankan pentingnya menjaga netralitas lembaga keagamaan agar tidak terpolarisasi akibat pilihan politik. “Kalau kita campur aduk agama dan politik, masyarakat bisa terpecah. Kita harus jaga kedamaian dan persatuan di tanah ini, secara khusus di Mamberamo Raya” tambahnya.
Elias menyebut pasangan Calon Gubenur Papua MARYO memilki keunggulan karena diusung 16 Partai Politik ( Parpol ) yang rata rata keterwakilan anggota DPR berada di Senayan dan menduduki kursi Menteri di Kabinet Prabowo – Gibran ketimbang Kubu sebelah, sehingga ketika dilantik berbagai Program dan anggaran dari Pemerintah Pusat akan di kucurkan untuk mempercepat pembangunan di Mamberamo Raya.

” Masyrakat mamberamo raya dari air menetes sampai ombak pecah, dari Nadofuai sampai Yoke, saya perlu sampaikan bahwa jangan kita ragu pilih Pasangan MAR -YO, karena mereka dua sudah komitmen untuk membangun Mamberamo Raya lebih maju dan sejahterah. Anggaran dari Provinsi, Pusat pasti akan di kucurkan ke Kabupaten untuk mempercepat pembangunan, karena 16 Partai yang mendukung Cagub kita ini semua ada Kader Kader terbaik Partai yang ada duduk jadi anggota DPRP Provinsi, DPR RI, dan Menteri. Sehingga sudah pasti Mamberamo Raya akan cepat dibangun Infrastruknya sehingga bisa maju setara dengan daerah lain di Indonesia ,” jelas Elias Basutey
Pria yang juga menjabat Ketua DPRK Mamberamo Raya ini pun menitip pesan dan harapan kepada Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua ( MARI-YO ), agar ketika dilantik, hendaknya dapat mengambil dan menempatkan anak anak Mamberamo Raya yang dinilai Cakap dan memenuhi syarat kepangkatkan untuk menduduki jabatan Eselon 2, 3 dan 4 di Dok 2 Jayapura.
Pernyataan ini disambut tepuk tangan oleh para pendukung MARYO, calon Gubernur yang diusung Partai Golkar bersama koalisi partai lainnya.
” Saya mengajak seluruh tim pemenangan dan simpatisan untuk berkampanye secara santun, menghindari isu-isu sensitif seperti agama, suku, dan ras. Kita ingin menang dengan cara terhormat, bukan dengan memecah belah rakyat,” pungkasnya.
Kampanye terbuka Calon Gubernur Papua Nomor urut 2 Mathius.D. Fakhiri, tersebut turut dihadiri 16 Partai Koalisi kabupaten Mamberamo Raya, Simpathisan dan para pendukung yang dipusatkan dilapangan Burmeso. Kampanye ini merupakan tour saireri yang dilakukan MARYO , setelah mengunjungi Kabupaten Sarmi, dilanjutkan ke Mamberamo Raya dan menuju Waropen, Kepulauan Yapen, Biak dan Supiori.
WARTA : NAPY
REDAKSI : EL

