WAROPEN, Papuaglobal.com | Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di Waropen pada Senin malam (15/09), yang mengakibatkan dua anak laki-laki mengalami luka-luka. Insiden ini diduga kuat disebabkan oleh tumpukan material bangunan milik warga yang menutupi sebagian badan jalan dan minimnya penerangan.
Menurut saksi mata, korban yang mengendarai sepeda motor tidak dapat menghindari tumpukan material yang berada di pinggir jalan. Sepeda motor oleng setelah menabrak tumpukan pertama, lalu menghantam tumpukan material lainnya sebelum akhirnya terpental sejauh empat meter dari titik awal benturan. Kedua korban segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis atas luka-luka yang mereka alami.
Tumpukan material ini telah menjadi sorotan karena bukan kali pertama menyebabkan kecelakaan di lokasi yang sama. Warga setempat mengeluhkan bahwa tumpukan material seringkali tidak terlihat, terutama pada malam hari, sehingga sangat membahayakan pengendara yang melintas. Bahkan, terlihat jejak ban sepeda motor pada tumpukan material, mengindikasikan bahwa kecelakaan sering terjadi di area tersebut.
Pihak kepolisian dari Polres Waropen telah tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Barang bukti berupa tumpukan material dan sepeda motor korban sudah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kejadian ini diharapkan menjadi peringatan bagi semua pihak, terutama pemilik material, untuk memastikan material bangunan tidak mengganggu badan jalan demi keselamatan bersama. Diperlukan tindakan tegas dan kesadaran dari semua warga agar insiden serupa tidak terulang dan memakan korban lebih banyak.
Redaksi : EL

