Papua Global News
Ketua DPD Papua PDI Perjuangan Herry Ario Naap saat menerima hasil FGD dari Bakal Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua BTM-Yes di Kampung Paray, Kamis (12/9).
HeadlineInfo Papua

DPD PDI-P Provinsi Papua, Matangkan Visi Misi Cagub dan Cawagub Papua BTM-Yes Lewat Forum Diskusi

Papuaglobal.com, BIAK-Bakal Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Benhur Tommy Mano, dan Yermias Bisai (BTM-Yes) menghadiri Forum Grup Diskusi yang digelar di Kampung Paray, Biak, Kamis (12/9).

Dalam forum yang dihadiri langsung oleh Ketua DPD Papua PDI-Perjuangan yang menjadi satu-satunya partai yang mendukung pasangan calon BTM-Yes ini, sejumlah Pimpinanan Organisasi Pemuda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Perempuan, dari wilayah adat Tabi dan Saireri.

Untuk mengukur sejauh mana vsi dan misi kandidat yang diusung langsung oleh PDI Perjuangan itu, serta untuk memperkaya materi dan pembobotan terhadap visi dan juga misi kandidat.

“Hari ini kami dari PDI Perjuangan saya selaku Kader dan Ketua Bapilu, kami diminta untuk bisa menyampaikan visi dan misi kami, untuk tokoh-tokoh adat, agama, pemuda maupun tokoh perempuan. Kami ingin menambah bobot visi dan misi kami, kami telah menyampaikan dan kami telah mendapatkan koreksi, masukan dan saran untuk memperkaya visi dan misi kami khusus di wilayah Adat Saireir,” ungkap BTM.

BTM mengakui, selain melakukan FGD di wilayah adat Saireri, dirinya bersama Wakilnya Yermias Bisai, SH juga bersama jajaran akan melakukan hal yang sama untuk memperkaya visi dan misi tersebut dan mendegarkan langsung masukan dari masyarakat yang ada di wilayah adat Tabi.

“Banyak sekali masukan, koreksi dan saran untuk menambah bobot dari visi dan misi kami,” ungkap BTM yang juga didampingi oleh wakilnya Yermias Bisai SH.

Dalam pemaparan visi dan misi, diakui salah satu program yang utama yang menjadi pembahasan saat itu adalah terkait pemekaran Provinsi Papua Utara. Diakui, jika memang dia bersama wakilnya Yermias Bisai diberikan kesempatan untuk memimpin Provinsi Papua, tentu komitmen untuk pemekaran wilayah Provinsi Papua Utara akan menjadi prioritas untuk dikejar dan dikerjakan pada awal-awal pemerintahan.

“Dengan adanya pemekaran provinsi Papua Utara ini bisa memperpendek rentang kendali pelayanan kepada masyarakat, dan juga ada pemerataan pembangunan, peningkatan kesejahteraan, pembangunan ekonomi kemasyarakatan, kepada masyarakat yang mendiami Provinsi Papua Utara yang terdiri dari Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Waropen, Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Supiori,” tandasnya.

Sementara itu, Herry Ario Naap selaku Ketua DPD Papua PDI Perjuangan mengatakan kegiatan FGD menjadi wujud pertanggungjawaban partai kepada rakyat Papua, dan tentu saja masukan dari kegiatna ini, akan menjawab kebutuhan masyarakat adat di wilayah adat Saireri, sesuai dengan kebutuhan yang ada ditengah-tengah masyarakat saat ini.

Selain itu kata Ketua DPD Papua PDI Perjuangan Herry Ario Naap, mengatakan bahwa kegiatan FGD telah mendapatkan persetujuan dari Bawaslu Provinsi Papua, karena tidak mengandung unsur kampanye, dan tidak dianggap melanggar aturan, dan tentu saja sejumlah himbauan tetap akan dipatuhi. ( go).

 

 

Artikel Terkait

Warga Adat Waropen Datangi Kantor DPRK, Tolak Keras Izin Sawit 128 Ribu Hektar!

Redaksi

26 Ribu Lahan Mangrove Waropen, Potensial Sebagai Blue Carbon Untuk Dunia

Redaksi

Langkah Besar Menuju Digitalisasi Layanan Kesehatan, Dinkes Waropen Luncurkan Rekam Medis Elektronik (RME), di PKM Khemon Jaya

Redaksi