PapuaGlobal.Com | Jakarta, 10 Juli 2025 – Tak ingin menunggu lebih lama, Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si langsung bergerak cepat (GERCEP) menemui Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. Ribka Haluk di Jakarta. Misinya jelas: memastikan 12 kampung di Kabupaten Waropen segera mendapatkan status definitif setelah sekian lama dinanti masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wamendagri ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Waropen untuk memperjuangkan administrasi wilayah yang lebih tertata dan diakui secara hukum.

“Kami datang dengan semangat mengawal sampai tuntas. Status 12 kampung ini bukan hanya soal administrasi, tapi harapan warga yang sudah lama menunggu legalitas kampungnya diakui secara resmi,” ujar Bupati Mote didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang turut hadir.
Dalam pertemuan tersebut, selain membahas status kampung, Bupati Mote juga memaparkan kondisi umum Kabupaten Waropen, termasuk pelaporan realisasi dan pemanfaatan Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.
Wamendagri Dr. Ribka Haluk menyambut baik semangat dan langkah cepat yang diambil Bupati Waropen. Ia mengapresiasi komunikasi vertikal yang aktif dilakukan Pemerintah Kabupaten Waropen sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan daerah.
“Kami dari pemerintah pusat sangat siap mendukung Waropen, terutama dalam proses peningkatan fiskal daerah dan pembenahan administrasi wilayah. Ini bagian dari komitmen bersama untuk membangun dari pinggiran,” tegas Ribka Haluk.
Ia juga mendorong agar OPD-OPD di lingkungan Pemerintah Waropen memanfaatkan momentum ini secara maksimal, dengan menyiapkan seluruh dokumen dan data yang diperlukan agar proses pengesahan kampung berjalan lancar dan cepat.
Pertemuan ini menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan pemerintahan yang responsif dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Pertemuan dihadiri oleh Wamendagri Dr. Ribka Haluk, Tokoh Masyarakat Kirihi dan Walai Apinus Wonda dan Hugo Tebai, Tobias Hembopa, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Yeremias Rumi, juga didampingi BNiro Tata Pemerintahan dan Kesra Provinsi Papua.
Redaksi :EL

