Papua Global News
Bupati Waropen, Drs. F.X. Mote, M.Si., bersama perwakilan Universitas Cenderawasih secara simbolis membuka kegiatan ujian tertulis akademik tahun 2025/2026 dengan memukul tifa, sebagai tanda dimulainya kerja sama pendidikan antara Pemda Waropen dan FISIP Uncen. Acara berlangsung di SMP Negeri Waren, Waropen, Minggu (20/07/2025).
HeadlinePendidikan & Kesehatan

Bupati Waropen Buka Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Program Kerja Sama dengan Uncen

Papuaglobal.Com | WAROPEN, Minggu (20/7/2025) – Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., secara resmi membuka ujian tertulis bagi calon mahasiswa program kerja sama Pemerintah Kabupaten Waropen dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura untuk tahun akademik 2025/2026. Ujian ini diadakan di SMP Negeri Waren dan diikuti oleh 168 peserta untuk program S1 dan 110 peserta untuk program S2.

Dalam sambutannya, Bupati FX Mote menekankan pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kemampuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Waropen. Meski ada beberapa kekurangan dalam tugas yang masih dihadapi, ia menegaskan bahwa pendidikan formal seperti ini adalah langkah yang krusial untuk memperbaiki kualitas birokrasi.

“Pendidikan ini akan meningkatkan kompetensi kita sebagai ASN, membantu memahami tugas dengan lebih baik, dan mempersiapkan kita untuk jabatan strategis di pemerintahan,” ujar Bupati.

Bupati juga mengungkapkan rencana untuk menerapkan sistem uji kompetensi bagi pejabat eselon III dan IV di masa depan. Menurutnya, penempatan jabatan harus didasarkan pada kemampuan dan kelayakan, bukan hubungan personal atau agama.

“Kedepan, kita tidak akan memilih pejabat berdasarkan kedekatan, tetapi berdasarkan kemampuan yang terukur. Uji kompetensi itu sangat penting,” tambahnya.

Bupati juga menjelaskan bahwa program pendidikan ini adalah izin belajar, bukan tugas belajar, yang memungkinkan ASN tetap menjalankan tugas mereka di kantor sembari mengikuti perkuliahan. Ia berharap para dosen dari Uncen dapat menyediakan kelas yang fleksibel agar ASN bisa belajar tanpa meninggalkan tanggung jawab kerja.

“Selama mengikuti program ini, Bapak Ibu ASN tetap menerima gaji dan tunjangan, yang juga mendukung kesejahteraan keluarga,” jelas Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menginformasikan bahwa pemerintah daerah akan menyelesaikan tanggungan pendidikan bagi mahasiswa yang belum selesai, khususnya untuk 40 guru di Program Studi PGSD, agar mereka bisa menyesuaikan ijazah dan meningkatkan status akademik dari D3 atau SMA menjadi S1.

Mengakhiri sambutannya, Bupati berpesan agar peserta ujian mengikuti tes dengan sungguh-sungguh.

“Kelulusan hari ini tergantung pada kemampuan Bapak Ibu. Jadi, pilih jawaban dengan hati-hati karena ini akan menentukan langkah selanjutnya dalam pendidikan Anda,” pungkas Bupati Mote.

Penulis: M Lubis

Redaksi : EL

Artikel Terkait

Bupati Waropen Serah Terimakan Jabatan Kepala Sekolah Baru SMAN Waren: Dorong Inovasi dan Mutu Pendidikan Daerah

Redaksi

Sentuhan Langsung Bupati Waropen di Risei Sayati, Melihat Progress Layanan Pendidikan

Redaksi

Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You: Pendidikan Sebagai Kunci Perubahan

Redaksi