Papuaglobal.com | Waropen, Bupati Waropen, Drs. Fransiskus Xaverius Mote, M.Si, secara resmi menutup kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Waropen Periode 2025–2030. Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta yang hadir untuk mengucap syukur atas rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa karena telah memberikan kesehatan dan kesempatan mengikuti kegiatan penting ini.

Acara yang digelar bertempat di gedung serba guna Kantor Klasis Waropen, Kabupaten yang dikenal dengan julukan Seribu Bakau ini, dihadiri oleh Pimpinan dan Anggota DPRK Waropen, unsur Forkopimda, Pj Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, Kepala Distrik se-Kabupaten Waropen, Ketua PKK, Ketua GOW, Ketua Dharma Wanita, pimpinan instansi vertikal, BUMN dan BUMD, serta tim tenaga ahli dari Pusat Studi Keuangan Daerah Universitas Cenderawasih Jayapura.

Dalam arahannya, Bupati Mote menekankan pentingnya sinergi dan integrasi seluruh elemen daerah dalam menyusun serta melaksanakan program pembangunan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan perangkat pemerintah untuk mempercepat langkah, menghadapi tantangan, dan memacu kinerja demi mewujudkan pembangunan Waropen yang lebih maju dan berkeadilan.
“Setelah dilakukan penyesuaian oleh tim tenaga ahli dan BAPPEDA, selanjutnya dokumen Ranwal RPJMD ini akan disampaikan kepada DPRK Waropen untuk dibahas bersama dan disepakati, paling lambat 10 hari kerja setelah diterima,” jelas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa seluruh program pembangunan yang telah dirancang dalam dokumen Ranwal RPJMD akan menjadi dasar bagi setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun Rencana Strategis (Renstra) masing-masing untuk periode 2025–2030. Renstra tersebut nantinya akan ditetapkan melalui Peraturan Bupati Waropen.

Bupati FX Mote juga mengapresiasi kerja keras tim penyusun yang telah membantu dalam merumuskan Ranwal RPJMD ini. Ia mengingatkan bahwa proses penyusunan belum selesai dan masih memerlukan partisipasi aktif seluruh pimpinan OPD, khususnya dalam melengkapi data yang dibutuhkan BAPPEDA guna menyempurnakan dokumen perencanaan daerah ini.
“Waropen tidak boleh tertinggal. Mari kita satukan langkah dan bekerja sama membangun Waropen yang lebih baik, lebih hebat, dan bisa sejajar bahkan melampaui kabupaten-kabupaten lain di Provinsi Papua,” tutup Bupati Mote dengan penuh semangat.
Dengan penutupan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Waropen menegaskan komitmennya untuk menyusun perencanaan pembangunan yang partisipatif, terukur, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Warta : M Lubis
Editor : EL

