WAROPEN – Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, melancarkan peringatan keras kepada seluruh tenaga kesehatan di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa layanan kesehatan harus berjalan tanpa henti, 24 jam, dan bukan merupakan layanan biasa yang bisa ditunda.
Hal itu diungkapkan kepada papuaglobal.com melaui via telepon, Sabtu (22/11/2025), Dalam pernyataannya yang lugas, Bupati Mote menekankan bahwa sektor kesehatan memiliki risiko dan tanggung jawab yang sangat tinggi, sebab menyangkut langsung nyawa manusia.
“Jangan menganggap layanan kesehatan ini hal seperti pelayanan lainnya. Layanan ini harus jalan 24 jam. Itu risiko memilih sebagai profesi tenaga kesehatan,” tegas Bupati FX Mote.
Bupati Mote juga meminta agar segala kendala yang dihadapi dalam operasional pelayanan wajib segera disampaikan. Penegasan ini merupakan komitmen serius Pemerintah Daerah Waropen untuk menjamin masyarakat mendapatkan pelayanan prima dan bermutu kapan pun dibutuhkan, sekaligus mendorong profesionalisme dan kesiapsiagaan seluruh insan kesehatan.
Dengan hal tersebut, Bupati FX Mote menyadari betul bahwa infrastruktur dan fasilitas layanan kesehatan di wilayahnya masih jauh dari kata ideal. Namun, ia menegaskan bahwa keterbatasan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Setelah berkunjung beberapa Distrik dan melihat kondisi di lapangan yang menunjukkan masih kurangnya peralatan medis, tenaga kesehatan, hingga bangunan puskesmas yang belum memadai. “Kita tidak bisa menutup mata, fasilitas kita memang masih kurang. Ini pekerjaan rumah besar kita,” ujar Bupati Mote.
Namun, semangatnya tidak surut. Ia lantas mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajarannya bahwa “Fasilitas boleh minim, tapi pelayanan tidak boleh kurang. Pelayanan kesehatan adalah hak dasar setiap warga.
“Saya minta kepada seluruh petugas kesehatan untuk bekerja dengan hati, dengan dedikasi, dan memastikan setiap warga yang datang mendapat pelayanan terbaik yang bisa kita berikan. Pelayanan prima harus tetap berjalan, itu harga mati!”
Bupati Mote berkomitmen bahwa upaya perbaikan dan penambahan fasilitas akan terus diupayakan melalui alokasi anggaran dan lobi ke pemerintah pusat, sambil memastikan bahwa semangat melayani tetap menjadi prioritas utama.
Komitmen Bupati FX Mote ini menjadi cermin bahwa keterbatasan sumber daya tidak boleh mengalahkan semangat dan tanggung jawab seorang pemimpin dalam memenuhi hak dasar warganya. (afp)

