MAMBERAMO RAYA, Papua Global.com | Sebuah gebrakan berani dilontarkan Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM), yang kembali menegaskan komitmennya untuk membangun Papua dari wilayah yang selama ini kurang mendapat perhatian: Kabupaten Mamberamo Raya. Dalam orasi kampanye terbuka di Kasonaweja, Jumat (20/6), BTM membuat janji yang menggegerkan: ia akan berkantor langsung di Mamberamo Raya pasca terpilih dan resmi dilantik sebagai Gubernur Papua periode 2025-2030 mendatang.

“Saya datang ke Mamberamo Raya ikut Kapal dan berbaur bersama masyarakat dari Pelabuhan Teba, Bagusa, Trimuris, dan sampai tiba di Kasonaweja, bahkan menyempatkan diri ke Burmeso,” ujar BTM di hadapan ribuan warga yang memadati kampanye terbukanya.
“Saya ingin hadir langsung di tengah masyarakat, karena Mamberamo Raya adalah simbol keterpencilan yang harus kita rangkul dan bangkitkan bersama di Provinsi Papua. Saya berjanji, setelah dilantik, saya akan berkantor di Mamberamo Raya, dan saya akan ambil seluruh Pimpinan OPD untuk berkantor di sini selama kurang lebih dua (2) bulan!” tegasnya, disambut sorakan riuh massa.

Mamberamo Raya: Pusat Peradaban Baru Papua
Langkah ini, menurut BTM, adalah bentuk keberpihakan nyata terhadap daerah-daerah yang selama ini cukup tertinggal di Provinsi Papua. Mamberamo Raya, yang dikenal dengan akses dan infrastruktur terbatas serta tingkat isolasi yang tinggi, akan menjadi prioritas utama pembangunan dalam lima tahun kepemimpinannya.
“Kehadiran pemimpin di daerah yang selama ini jauh dari pusat pemerintahan adalah wujud nyata dari semangat keadilan dan pemerataan pembangunan,” terang Tomi Mano.
“Kita tidak bisa terus membangun dari Jayapura saja. Papua ini luas dan kaya, tapi perlu keberanian untuk memulai dari pinggiran. Dan Mamberamo Raya akan menjadi peradaban baru bagi Provinsi Papua karena daerah ini kaya akan sumber daya alam, namun selama ini belum tersentuh. Oleh sebab itu, saya pastikan SDA yang di Mamberamo Raya akan saya carikan investor agar daerah ini cepat maju dan berkembang sama seperti daerah lain di Papua.”
Dukungan Penuh Dewan Adat Mamberamo Raya
Komitmen luar biasa ini disambut hangat oleh Ketua Dewan Adat Mamberamo Raya, Alberd Bilasi. Tokoh adat dan masyarakat setempat menyatakan dukungan penuh atas niat Benhur yang dianggap membawa harapan baru bagi “negeri seribu misteri sejuta harapan” itu.
“Selaku Ketua Dewan Adat Mamberamo Raya, saya pastikan BTM-CK akan menang mutlak di Mamberamo Raya tanggal 6 Agustus nanti,” tegas Alberd Bilasi, diamini seluruh masa pendukung. “Papua rumah kita, milik anak Tabi dan Saereri. Jangan kita jual hak kesulungan kita kepada orang lain karena sekeping perak, tetapi harga diri dan jati diri kita pertaruhkan kepada anak Tabi yakni BTM-CK!”
Jika terpilih, Benhur Tomi Mano berpotensi menjadi Gubernur Papua pertama yang menjadikan Mamberamo Raya sebagai salah satu pusat kerja pemerintahan provinsi, sebuah terobosan bersejarah.

Safari Kampanye BTM: Ziarah hingga Tinjau Pembangunan
Rangkaian kegiatan Calon Gubernur Papua nomor urut 1 ini di Mamberamo Raya dimulai sejak kedatangannya dengan KM. Chantika Lestari 77 pada Kamis petang. Pada Jumat (20/6) pagi, BTM melakukan ziarah ke makam pendiri Kabupaten di Kasonaweja dan Burmeso, yakni Almarhum Wempy Bilasi dan Almarhum Markus Tasty.
Selanjutnya, BTM menggelar pertemuan terbatas bersama tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan di Burmeso, dilanjutkan dengan peninjauan lokasi pembangunan Bandara Aweri Bilasi dan Stadion Sepak Bola. Hari padat itu diakhiri dengan kampanye terbuka di Kasonaweja yang dihadiri ribuan massa pendukung, simpatisan, tim relawan, serta jajaran partai pendukung PDIP dan PKN, mengukuhkan semangat perjuangan menuju Pemungutan Suara Ulang Pilkada Papua pada 6 Agustus mendatang.
Pewarta: Napy W
Editor : Ismail

