Papua Global News
Kondisi Patung Yesus Kristus sebagai ikon Wisata Rohani di Pulau Nau
HeadlineInfo PapuaLintas Daerah

Begini Kondisi Wisata Rohani Pulau Nau Saat Ini

WAROPEN, PapuaGlobal.Com | Sabtu (26/07/2025) – Di balik terpaan angin laut yang sejuk dan panorama alam yang memesona, Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, bersama Wakil Bupati Yowel Boari dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melakukan kunjungan kerja ke Pulau Nau—pulau yang ditetapkan sebagai Kampung Wisata Tahun 2023 oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Papua, dan Pemerintah Kabupaten Waropen. Penetapan ini sebelumnya disaksikan oleh perwakilan Kemenko Marves Edi Susilo serta Kemenparekraf Rustam Efendi.

Perhatian pada Patung-Patung Yesus yang Terbengkalai

Dalam kunjungan ini, Bupati Mote menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi patung-patung Yesus yang ada di Pulau Nau. Patung-patung yang menggambarkan perjalanan hidup Yesus Kristus—dari kelahiran hingga kenaikan-Nya ke surga—dinilai belum mendapat perawatan optimal.

“Sebagai pemimpin daerah, kami tidak boleh membiarkan warisan rohani ini terbengkalai. Patung-patung ini adalah simbol iman dan kasih Allah bagi dunia, dan menjadi warisan rohani yang harus dijaga dan dirawat,” tegas Bupati Mote.

Pengembangan Wisata Terpadu Pulau Nau

Selain wisata rohani, Bupati Mote menyampaikan rencana besar menjadikan Pulau Nau sebagai destinasi wisata terpadu yang mencakup wisata bahari, wisata budaya, wisata alam, dan wisata rohani. Keindahan panorama laut dan alam Pulau Nau diyakini memiliki daya tarik tinggi bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Pulau Nau punya potensi luar biasa. Dengan pengelolaan yang baik, pulau ini bisa menjadi ikon baru pariwisata Waropen dan Tanah Papua,” ujarnya.

Perlindungan Ekosistem Laut, Stop Praktik Penangkapan Ikan dengan Bom

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Mote mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga kelestarian ekosistem laut. Ia secara tegas melarang praktik penangkapan ikan dengan bahan peledak seperti dopis atau bom yang merusak lingkungan bawah laut.

“Saya memerintahkan Polres Waropen untuk mengawasi ketat kawasan ini. Jika ada yang melanggar, segera proses hukum agar menjadi pelajaran bagi semua pihak,” tegasnya.

Menuju Ikon Wisata Rohani dan Bahari Papua

Dengan perhatian serius terhadap perawatan ikon rohani serta pengembangan sektor wisata, Pemerintah Kabupaten Waropen menargetkan Pulau Nau menjadi ikon baru pariwisata dan pusat kunjungan rohani di Tanah Papua.

Penulis : M Lubis
Redaksi : EL

Artikel Terkait

Peringati HAB Ke-80, Bupati Waropen Tekankan Sinergi dan Moderasi Beragama

Redaksi

Waropen Petakan Masa Depan, Bupati FX Mote Resmi Luncurkan GDPK

Redaksi

Waropen Siap Dukung Percepatan Pembangunan Papua dan Swasembada Nasional!

Redaksi