Papua Global News
1307222
Apel Gabungan di Hamalan Mapolres Waropen, Rabu (13/7/22).
HeadlineInfo Papua

Apel Gabungan, 400 Personil Siap Amankan Sidang Sinode GKI ke 18 di Waropen

WAROPEN – Kapolres Waropen AKBP Naharuddin, S.Sos memimpin pelaksanaan apel gabungan dalam rangka kesiapan pengamanan pelaksanaan sidang sinode GKI ke 18 di Tanah Papua pada 18 s/d 24 Juli 2022 di Waropen.

Apel gabungan yang dilaksanakan di Halaman Mapolres Waropen rabu (13/7/2022) ini, melibatkan personil Polres Waropen, Koramil 1909-03 Warba, dan Satuan Polisi pamong Praja (Satpol PP), dihadiri Danramil Mayor Inf.Gunawan dan Kasatpol PP Bonny Surya Wisesa.

Kepada Wartawan, Kapolres AKBP Naharuddin mengatakan, bahwa pengamanan sidang sinode GKI di Waropen akan melibatkan 400 personil terdiri dari Polri, TNI dan Satpol-PP.

“Pengaman terbuka dan tertutup akan kita perkuat, dari Polri 200 personil, TNI 100 personil dan Satpol-PP 100 personil,” jelas Kapolres.

Lanjut Kapolres AKBP Naharuddin menjelaskan, bahwa pengamanan dilakukan di titik-titik kegiatan inti pelaksanaan, seperti lokasi acara pembukaan d pantai Sarafambai, karena lokasi ini menjadi tempat kegiatan hiburan serta pertunjukan budaya setiap harinya selama sidang sinode. kemudian di tempat-tempat Sidang, lokasi tempat tinggal peserta, tamu VVIP dan lokasi penampungan penggembira dari masing-masing Klasis.

“Sebelumnya 15 objek titik pengamanan tetapi dari informasi yang didapatkan dengan banyaknya tamu yang datang sebagai penggembira maka berkembang sekitar 20 titik lebih,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa personil ada tambahan yang akan di turunkan dari Polres Kepulauan Yapen sebanyak 30 personil dan 4 orang personil khusus dari Polda Papua dengan peralatan teknisi metal detektor sebagai security gate di lokasi Sidang. (YR).

Artikel Terkait

Dua Anak Luka-luka Akibat Kecelakaan Tunggal di Waropen, Tumpukan Material Jadi Sorotan

Redaksi

Polres Waropen Bangun Mako Satpol Airud di Sanggei, Perkuat Keamanan Laut dan Layanan Masyarakat

Redaksi

Imbauan Damai Kapolres Yapen dan Waropen di Tengah Isu Demo di Papua

Redaksi