WAROPEN, PapuaGlobal.Com | Mengingat tingginya risiko bencana alam di Indonesia, BPBD Kabupaten Waropen mengambil langkah proaktif dengan membekali lintas sektor melalui agenda Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. Bertempat di Hotel Elfanso, Jumat (19/12), kegiatan ini melibatkan unsur TNI/Polri, organisasi kepemudaan, hingga tenaga kesehatan guna menciptakan sistem manajemen risiko bencana yang inklusif.
Dalam agenda penting ini Asisten 1 Kabupeten Waropen Jaelani AP M.Si secara resmi membuka kegiatan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan penanggulan bencana. Adapun peserta merupakan gabungan dari OPD terkait,TNI/POLRI,TAGANA, TRC BPBD,KNPI,PEMUDA PANCASILA, FKPPI, PPNI, IDI/IBI, PERSAGI dan PERS.
BPBD berupaya memberikan dukungan teknis dan pendampingan kepada seluruh stakeholders sampai dengan Pemerintahan kampung melalui pembentukan Tim Pembinaan dan Pengawasan yang bertujuan memfasilitasi dan memberikan bantuan teknis baik dalam perbaikan penguatan kebijakan, regulasi, manajemen data informasi dan pengetahuan DRM (Disaster Risk Management), proses perencanaan, penganggaran, serta memperjelas peran dan tanggung jawab serta mendukung penguatan kapasitas untuk manajemen risiko bencana.
Ini demi memastikan pemahaman yang lebih baik tentang integrasi GESI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion) dalam setiap aspek sistem, yang pada akhirnya memperkuat sistem manajemen risiko bencana yang inklusif di wilayah tersebut.
Di sela kegiatan Kadis BPBD Demarce Maniburi juga menjelaskan bahwa seperti yang kita ketahui saat ini melalui media yang beredar, hampir sebagian wilayah di Indonesia terkena bencana. Sehingga hal ini menjadi penting harus adanya pembinaan dan pengawasan dalam penanggulangan bencana.
Marice menyampaikan Indonesia menjadi salah satu negara yang paling rawan dengan Bencana, dimulai dari bencana geologi seperti gempa bumi, gunung meletus, tsunami, tanah longsor sampai dengan bencana hidrometeorologi seperti banjir, puting beliung, kekeringan, kebakaran hutan/lahan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Waropen sebagai perpanjangan tangan Bupati di dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang penanggulangan bencana mengajak semua stakeholders untuk bersama-sama mengambil bagian dalam penanggulangan bencana (pra, saat, pasca bencana).





