WAROPEN – Bupati Kabupaten Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, menghadiri upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar di halaman Kantor Departemen Agama Kabupaten Waropen, Sabtu (3/01/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan oleh Jajaran Aparatur Kementerian Agama Kabupaten Waropen yang dihadiri oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan umat beragama. Ia menegaskan bahwa Kemenag memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat yang religius dan harmonis, khususnya di wilayah Kabupaten Waropen.
“Kementerian Agama memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan dan toleransi antarumat beragama. Pemerintah Kabupaten Waropen senantiasa mendukung program-program Kemenag demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang rukun dan sejahtera,” Jelas Fx Mote.
Mengangkat tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyatukan tekad. Ia menekankan pentingnya semangat pengabdian yang berdampak serta penguasaan teknologi yang beretika untuk menyongsong masa depan Indonesia yang bermartabat.
Selain aspek spiritual, Bupati Mote juga menyoroti penguatan fondasi ekonomi berbasis umat. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi sosial keagamaan melalui zakat, wakaf, infak, sedekah, diakonia, hingga dana kebajikan lainnya harus terus ditingkatkan.
“Kita juga memperkuat fondasi ekonomi umat melalui ribuan pesantren dan pemberdayaan ekonomi sosial keagamaan. Program-program ini tidak hanya mendorong kemandirian lembaga keagamaan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat secara umum,” pungkasnya.
Rangkaian peringatan HAB ke-80 ini diawali dengan doa bersama dan ditutup dengan acara ramah tamah sebagai bentuk syukur. Melalui momentum ini, Kemenag Kabupaten Waropen diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkokoh nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat.

