Papua Global News
pmt2011
Tampak Ny.Yohana Bonai Boari ketua GOW Kab.Waropen Bersama Wakil Bupati Yowel Boari Saat Menyerahkan bantuan PMT kepada anak dan ibu hamil di balai kampung Batuzaman, Kamis (20/11).
HeadlineInfo Papua

Aksi Pemda Waropen, 225 Balita, Ibu Hamil & Menyusui Dapat PMT Khusus

Waropen – Pemerintah Kabupaten Waropen mulai menggencarkan aksi pemberian makanan tambahan (PMT) yang menyasar balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Tim Percepatan Pencegahan Penanganan Stunting (TPPS) Waropen, yang juga Wakil Bupati Waropen, Yoel Boari, didampingi Kepala Dinas Perlindungan Perempuan Anak dan KB, Selvina Imbiri.

Pembukaan kegiatan ini dipusatkan di Balai Kampung Urfas I Distrik Urfas dan Balai Kampung Batu Zaman, Distrik Waropen Bawah, Kamis (20/11). Sementara untuk wilayah Distrik Urei Faisei, pelaksanaannya dipusatkan di Distrik Urfas I. Kegiatan yang didanai dari sumber Dana Alokasi Umum (DAU) dan Otonomi Khusus (Otsus) ini bertujuan untuk membantu pemenuhan nutrisi pada balita stunting, memperbaiki gizi ibu hamil dan menyusui, serta meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pentingnya gizi bagi tumbuh kembang anak.

Berdasarkan data pencatatan gizi elektronik hingga bulan Oktober 2025, total balita stunting yang terdata di Kabupaten Waropen sebanyak 225 anak tersebar di sembilan (9) distrik.

Kadis DP3AKB Selvina Imbiri, mengatakan sasaran stunting di Waropen tersebar dengan jumlah terbanyak di Distrik Urei Faisei (71 anak), diikuti Waropen Bawah (36 anak), Soyoi Mambai (29 anak), Demba (29 anak), Masirei (19 anak), Wapoga (14 anak), Risei Sayati (12 anak), Oudate (8 anak), dan Inggerus (7 anak). Namun, Distrik Kirihi dan Wonti belum terinput datanya dalam pencatatan elektronik.

“Khusus hari ini, Distrik Urfas dengan 71 anak balita stunting menjadi sasaran utama penerima dukungan PMT. Selain itu, kami juga memberikan bantuan tambahan gizi kepada 42 ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis (KEK) dan 52 ibu menyusui,” ujar Selvina. Ia menambahkan bahwa data penerima ini bersifat by name by address, diperoleh melalui pengukuran terstandar oleh petugas kesehatan dari PKM Dinas Kesehatan, khususnya dari Puskesmas Waren, PKM Urfas, dan PKM Dokis Wapoga.

Pemberian Makanan Tambahan yang disalurkan berupa makanan khusus, seperti susu khusus yang ditujukan untuk balita stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui. Saat ini, sebagian besar balita stunting dan Baduta (Bayi di bawah dua tahun) sudah menunjukkan perbaikan status gizi yang baik, berkat dukungan aktif dari tim pendamping keluarga (TPK) yang dibentuk di tiap kampung. (il).

Artikel Terkait

Wakil Bupati Waropen Pimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan Pencegahan & Penurunan Stunting (TP3S)

Redaksi

Ketua TP PKK Waropen, Bernadeta Goo Mote, Serahkan Bantuan Gizi untuk Cegah Stunting

Redaksi

Stunting Bukan Hanya Masalah Kesehatan Tapi Juga Masalah Pembangunan

Mail