Papua Global News
Keterangan Plh sekda kabupaten waropen Bob Woriori S.STP M.Si membuka dengan resmi pelaksanaan Raker Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Klasis Teluk Cenderawasih menggelar Rapat Kerja (Raker) IV Tahun 2025
HeadlineInfo PapuaSosial & Politik

Dukung Pembangunan Mental Spiritual: Pemda Waropen Buka Rapat Kerja Klasis GKII Teluk Cenderawasih, Di Distrik Wonti

Waropen, PapuaGlobal.Com | 28 Oktober 2025 – Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Klasis Teluk Cenderawasih menggelar Rapat Kerja (Raker) IV Tahun 2025. Mengambil tempat di Jemaat Getsemani, Kampung Fimore, Distrik Wonti, kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Waropen yang diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda), Bob Woriori, S.STP., M.Si, mewakili Bupati Waropen.

Raker yang berlangsung khidmat ini mengusung tema “Bertumbuh, Berdampak bagi Pelayanan Kristus” (2 Petrus 3:18) dengan subtema “Evaluasi dan Arah Baru Pelayanan Menuju Pertumbuhan yang Seimbang.” Acara ini dihadiri oleh para pendeta dan hamba Tuhan, pengurus Klasis GII Teluk Cenderawasih, seluruh peserta rapat kerja, serta umat dan tamu undangan.

Apresiasi Pemda untuk Kemitraan Gereja

Dalam sambutannya mewakili Bupati Waropen, Drs. Fransiskus Xaverius Mote, M.Si., melalui Plh Sekda Bob Woriori menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada GII Klasis Teluk Cenderawasih. Menurutnya, gereja telah menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam membangun kehidupan masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada GKII Klasis Teluk Cenderawasih yang senantiasa menjadi mitra pemerintah, tidak hanya dalam sisi spiritual, tetapi juga dalam bidang sosial, pendidikan, dan kemanusiaan,” ujar Bob.

Plh Sekda menambahkan bahwa tema Raker ini sangat relevan. Ia mengingatkan bahwa dalam setiap pelayanan dan karya, umat dipanggil untuk terus bertumbuh dalam iman, memperluas dampak kebaikan, dan melayani dengan ketulusan hati seperti teladan Kristus.

Pembangunan Fisik dan Mental Spiritual Harus Seimbang

Pemerintah Daerah menyadari sepenuhnya bahwa kemajuan suatu wilayah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur fisiknya, tetapi juga oleh pembangunan mental dan spiritual masyarakatnya.

Menekankan pentingnya hal tersebut, Bob Woriori menggarisbawahi bahwa sinergi antara pemerintah dan gereja adalah bagian yang tak terpisahkan dalam mewujudkan visi Kabupaten Waropen.

“Melalui semangat kebersamaan dan pelayanan yang tulus, kita dapat membangun Waropen yang maju, damai, dan sejahtera di bawah terang kasih Tuhan,” pungkas Bob Woriori, menandakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Waropen terhadap peran gereja dalam pembangunan daerah.

LAPORAN : Dodi

Redaksi : EL