Papua Global News
Ekonomi & Bisnis

Serahkan Modal untuk Budidaya Kepiting dan Gaharu di Kampung Kawatoi

WAROPEN, PapuaGlobal.Com – Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si melakukan penyerahan modal usaha bagi pengusaha Papua yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama Aifa Community di Kampung Kawatoi, Distrik Demba. Usaha yang digeluti oleh kelompok ini adalah budidaya kepiting bakau, yang uniknya dilakukan di atas rumah-rumah papan yang berada di muara Kali Demba, Jumat (24/10). 

 

Penyerahan bantuan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Anggota DPRK Waropen, Kadis PUPR Waropen Michael Rumabar, Kadis Lingkungan Hidup, serta Kadis Perindustrian dan Koperasi UMKM Waropen. Tidak ketinggalan, tokoh adat dan tokoh masyarakat turut hadir untuk memberikan dukungan. Bantuan tersebut merupakan bagian dari dana Otsus yang diperuntukkan bagi pengembangan ekonomi masyarakat Papua.

 

Bupati Fransiscus X Mote, yang datang langsung dengan menggunakan speedboat dari Kali Sanggei, juga menyerahkan bantuan modal kepada tiga kelompok usaha lainnya, yaitu budidaya kepiting bakau, budidaya gaharu, dan kelompok usaha di Kampung Sanggei.

 

“Bantuan ini tidak akan menyelesaikan semuanya. Yang bisa menyelesaikan masalah adalah kita sendiri. Kita harus mampu memanfaatkan sumber daya yang ada, meskipun sedikit, tapi digunakan dengan baik untuk menciptakan kehidupan yang bermakna,” ujar Bupati Mote dalam sambutannya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mote menegaskan bahwa usaha yang dijalankan oleh kelompok-kelompok ini harus mampu menarik minat orang lain. Tidak hanya tentang kepiting bakau atau gaharu, tetapi lebih kepada bagaimana menciptakan usaha yang berdampak dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat, meskipun skala usahanya kecil. Dengan doa dan usaha keras, Bupati percaya bahwa usaha kecil tersebut bisa memberikan hasil yang besar.

 

“Pemerintah mendukung penuh usaha-usaha ini. Bahkan, kalau memungkinkan, kelompok ini bisa memiliki motorboat sendiri untuk membantu kelancaran usaha mereka,” tambah Bupati Mote.

 

Selain itu, Bupati Mote juga mengungkapkan harapannya agar kelompok usaha ini dapat menjadi contoh nyata bagi generasi muda di Waropen, khususnya anak-anak asli Papua. Hal ini diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan dan mendorong ekonomi keluarga. Dengan pengelolaan yang baik, usaha-usaha ini juga akan memberi dampak positif pada perekonomian lokal, mengurangi ketergantungan pada kota.

 

“Masyarakat tidak perlu lagi menjual kepiting mereka langsung ke kota. Cukup budidayakan di kerambah ini, dan hasilnya dapat langsung dinikmati di sini juga,” ungkapnya.

 

Pemerintah berharap dengan adanya dukungan penuh dari DPRK dan masyarakat, pengembangan usaha kecil dan menengah yang dikelola oleh anak muda Waropen dapat semakin berkembang, memberi peluang bagi kemajuan ekonomi daerah. (il). 

 

Artikel Terkait

Waropen Mulai Batasi Ruang Asap Rokok, Lindungi Anak dan Ibu Hamil

Redaksi

Lem Aibon dan Ganja Mulai Masuk ke Pemukiman, Saraf Generasi Muda Jadi Taruhan

Redaksi

Peringati HAB Ke-80, Bupati Waropen Tekankan Sinergi dan Moderasi Beragama

Redaksi