WAROPEN, PapuaGlobal.Com | Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, menghidupkan kembali semangat Pramuka di Kabupaten Waropen dengan hadir dalam Upacara Peringatan HUT Pramuka ke-64 yang digelar di SMP Negeri Waren, Kamis (14/8). Dalam acara yang diikuti oleh ratusan peserta didik dan anggota Pramuka, Bupati Mote mengingatkan pentingnya pendidikan kepramukaan dalam membentuk karakter disiplin, kepedulian sosial, dan kesiapan menghadapi tantangan zaman, seperti ancaman digitalisasi dan globalisasi.
Setelah beberapa tahun vakum, kegiatan Pramuka di Kabupaten Waropen kembali digelar dengan penuh semangat. Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, turut hadir sebagai Inspektur Upacara pada kegiatan Peringatan HUT Pramuka ke-64 yang berlangsung di SMP Negeri Waren. Upacara ini diikuti oleh ratusan peserta didik dari berbagai gugus depan dan kelompok Pramuka lainnya di Kabupaten Waropen.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mote membacakan amanat dari Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen (Purnomo) Budi Waseso. Dalam sambutannya, Bupati Mote menegaskan pentingnya mengaktifkan kembali kegiatan Pramuka di Waropen, yang telah lama tidak dilaksanakan secara aktif. Menurutnya, pendidikan kepramukaan memberikan bekal disiplin mental, pengetahuan sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan, yang sangat diperlukan oleh generasi muda di tengah era digital dan globalisasi.
“Saya pesan satu saja, kita aktif ikuti kegiatan Pramuka. Dengan begitu, kita bisa meraih masa depan yang lebih baik, dan saya percaya di antara kalian ada yang bisa menjadi pemimpin daerah suatu saat nanti,” ungkap Bupati Mote, yang juga mengenang masa-masa aktifnya dalam kegiatan Pramuka sejak sekolah hingga perguruan tinggi.
Bupati Mote juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap antusiasme peserta didik yang tergabung dalam kegiatan kepramukaan. Ia menyatakan dukungannya terhadap kegiatan Pramuka di Waropen, dengan rencana mengagendakan berbagai kegiatan bersama untuk menumbuhkan kemandirian, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap lingkungan. “Nantinya kita akan adakan Camping dan Kemah untuk menikmati kebersamaan dan mengasah semangat kekompakan,” tambahnya.
Sebagai penutup, Bupati Mote mengingatkan kepada anak-anak di Waropen untuk berani menolak berbagai ancaman negatif seperti narkoba, seks bebas, dan judi online, serta mengutamakan kegiatan positif yang akan membentuk masa depan yang lebih baik bagi mereka.
Redaksi : EL

