WAROPEN, PapuaGlobal.Com | Sabtu (26/07/2025) – Dalam sebuah pernyataan tegas yang ditujukan kepada publik, Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, memastikan bahwa seluruh kebijakan yang diambil selama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Yowel Boari dijalankan berdasarkan aturan yang berlaku dan tidak ada yang merugikan masyarakat maupun pihak manapun.
“Kami bekerja berdasarkan aturan yang berlaku. Tidak ada satu pun kebijakan yang dibuat untuk merugikan orang lain, apalagi untuk merugikan kami sendiri,” tegas Bupati Mote saat blusukan dan menjumpai warga masyarakat di Pulau Nau.
Pernyataan ini menjadi jawaban atas berbagai isu yang berkembang di masyarakat dan menjadi wujud komitmen pemerintah daerah terhadap transparansi dan integritas.
Pemerintahan dengan Hati dan Integritas
Bupati Mote menegaskan, pembangunan Waropen dijalankan dengan niat yang tulus dan tata kelola yang baik.

“Kami ingin membangun Waropen dengan hati yang bersih, niat yang tulus, dan tata kelola pemerintahan yang baik,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa perubahan besar di Waropen, yang dikenal dengan julukan Negeri Seribu Bakau, membutuhkan waktu dan perencanaan yang matang.
“Merubah wajah Waropen tidak bisa instan. Setiap pembangunan harus dirancang secara matang agar benar-benar bermanfaat bagi rakyat, bukan hanya sekadar dibangun lalu terbengkalai,” lanjutnya.
Menanggapi Tekanan Media Sosial
Bupati Mote juga menyinggung maraknya tekanan yang disampaikan melalui media sosial seperti grup WhatsApp dan Facebook, yang dinilainya sering mendesak pemerintah untuk bertindak cepat tanpa memahami mekanisme anggaran negara.
“Penggunaan uang negara ada aturannya. Tidak bisa asal pakai. Jika itu dilanggar, Waropen bisa terus-menerus dicatat sebagai daerah dengan opini disclaimer di dalam laporan keuangan nasional. Karena itu, di era kepemimpinan Mote-Boari, semua kebijakan harus sesuai dengan aturan,” tegasnya.
Ajak Warga Jaga Kondusifitas
Menutup pernyataannya, Bupati Mote mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi yang aman dan kondusif menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua.
“Pemerintah akan terus hadir dan melayani rakyat di Negeri Seribu Bakau dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.
Penulis : M Lubis
Redaksi : EL

