PapuaGlobal.Com | WAROPEN, 19 Juli 2025 — Nuansa budaya khas Papua menyambut dengan hangat kedatangan rombongan Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura di Kabupaten Waropen, tanah yang dijuluki “Seribu Bakau”. Dipimpin oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Marlina Flassy, S.Sos., M.Hum., Ph.D, rombongan disambut dalam prosesi adat yang penuh makna dan kemeriahan, Sabtu (19/07).
Setibanya di Pelabuhan Pedemani pada pukul 18:58 WIT setelah menyeberang menggunakan kapal cepat dari Kabupaten Biak, rombongan disambut hangat oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Waropen, tokoh adat, dan ratusan masyarakat yang telah menanti dengan antusias.

Sorotan utama penyambutan adalah rangkaian prosesi adat khas Waropen: injak piring sebagai simbol restu dan penerimaan, pengalungan noken sebagai bentuk persaudaraan, serta pemasangan mahkota adat Papua—lambang kehormatan dan kepemimpinan.

Bupati Waropen yang diwakili oleh Wakil Bupati Waropen, Yowel Boari, secara langsung mengalungkan noken dan memasangkan mahkota kepada Marlina Flassy. Momen ini menjadi simbol kuat dari rasa hormat dan kehangatan masyarakat Waropen terhadap tamu yang datang membawa misi pendidikan dan kolaborasi.
“Penyambutan ini bukan sekadar seremoni, tapi wujud cinta budaya dan penghormatan kami terhadap dunia akademik. Kami bangga menyambut Para Mahasiswa Universita Cenderawasih di tanah Waropen,” ujar Yowel Boari dengan penuh semangat.
Kunjungan ini menjadi tonggak awal penguatan kerja sama antara Universitas Cenderawasih dan Pemerintah Daerah Waropen dalam bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta riset sosial dan budaya Papua.
Suasana yang hangat, penuh keakraban dan kekayaan budaya ini menjadi pembuka yang menjanjikan untuk seluruh rangkaian kunjungan rombongan Uncen. Waropen bukan hanya menerima tamu, tetapi merangkul sahabat dalam semangat pembangunan bersama.

