Papuaglobal.com | Sentani, 23 Juni 2025 — Bupati Kabupaten Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, menghadiri ibadah pembukaan Youth Camp Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) se-Provinsi Papua 2025 di Gor Toware, Kabupaten Jayapura, pada Senin (23/06). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mote menyerahkan bantuan berupa 2 ton beras dan uang tunai senilai 100 juta rupiah kepada panitia.

Usai ibadah, Bupati Mote menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah mempersiapkan acara dengan baik. Ia juga mengungkapkan pentingnya kegiatan tersebut sebagai wadah pembinaan spiritual dan pembentukan karakter bagi generasi muda Kristen di Papua, khususnya pemuda GPdI.
“Kegiatan seperti ini sangat penting karena menjadi sarana untuk membangun iman, mempererat persaudaraan, dan memperkuat tekad pemuda untuk menjadi terang dan garam di dunia,” kata Bupati Mote dalam sambutannya.
Membangun Pemuda yang Tangguh dan Berintegritas
Bupati Mote menekankan bahwa pemuda adalah tulang punggung masa depan bangsa dan gereja. Ia berharap bahwa melalui tema Youth Camp “Be Holy”, peserta dapat menjadi pemuda yang tangguh secara rohani, memiliki integritas, dan siap menjadi pemimpin yang melayani di gereja maupun masyarakat.


“Sebagai pemerintah, kami mendukung penuh kegiatan positif seperti ini yang turut membangun moral, etika, dan spiritualitas generasi penerus Papua,” ujar Bupati Mote.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan Youth Camp dengan semangat sukacita dan keterbukaan hati, serta dapat mengaplikasikan pelajaran dan renungan yang didapat selama kegiatan berlangsung.
Waropen Siap Menjadi Tuan Rumah MUSDA GPdI ke XVI
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mote juga menyampaikan bahwa Kabupaten Waropen siap menerima pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) GPdI yang ke XVI pada tahun 2027.

Kegiatan Youth Camp yang berlangsung selama tiga hari, 23-25 Juni 2025, diikuti oleh sekitar 4.300 peserta.
Foto : AFP
Redaksi : AFP / EL

