Papua Global News
Dana desa
Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si saat membagikan Dana Desa ke Kmapung di Distrik Wapoga dan Inggerus
Ekonomi & BisnisHeadlineSosial & Politik

Dana Desa Mengalir Transparan 7,9 Miliar ke 18 Kampung di Waropen Barat

WAROPEN, Papuaglobal.com | Angin segar pembangunan berhembus kencang di wilayah barat Waropen! Pemerintah Kabupaten Waropen kembali menunjukkan komitmen luar biasa terhadap pemerataan pembangunan dengan menyalurkan Dana Desa (DD) senilai lebih dari Rp 7,9 miliar secara transparan. Dana fantastis ini kini telah menjangkau 18 kampung yang tersebar di Distrik Wapoga dan Inggerus, dengan sisa 4 kampung di Distrik Oudate yang akan segera menyusul.

Foto bersama warga masyarakat di Distrik Wapoga dan Inggerus di pasar Pirare bersama Bupati F. X Mote dan jajaran Forkompimda

Momen bersejarah penyaluran Dana Desa Tahap I ini, yang berlangsung meriah di Pasar Kampung Pirare pada Rabu (18/06), menjadi bagian tak terpisahkan dari agenda Kunjungan Kerja Turun Kampung Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., bersama Wakil Bupati Yowel Boari. Hadir mendampingi mereka adalah jajaran Pimpinan OPD, Forkompinda, serta Ketua dan Anggota DPRK Dapil 3, menegaskan solidnya dukungan lintas sektor untuk masyarakat.

Dalam suasana penuh kehangatan di hadapan para kepala kampung dan warga, Bupati F.X. Mote menyampaikan sambutan yang menyentuh hati. “Tuhan telah menentukan bahwa hari ini kita berkumpul di Pasar Pirare, dan kami menyerahkan apa yang menjadi hak masyarakat. Saya sudah memutuskan secara pribadi dan bersama Wakil Bupati Waropen bahwa apa yang menjadi milik rakyat, kami kembalikan kepada rakyat. Apa yang bukan milik kami, tidak akan kami ambil,” tegas Bupati F.X. Mote, disambut riuh tepuk tangan warga.

Pernyataan Bupati ini bukan sekadar janji, melainkan cerminan kuat dari visi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati. Mereka bertekad mendorong perubahan nyata di tengah masyarakat Waropen: kemandirian, kesejahteraan, dan keadilan bagi setiap warganya.

“Kami ingin masyarakat bangkit, mandiri, dan sejahtera. Dan semuanya harus berkeadilan. Keadilan itu kami wujudkan hari ini lewat transparansi kepada semua pihak. Manusia menyaksikan, alam menyaksikan, dan Tuhan pun menyaksikan peristiwa ini,” ujarnya, menggema semangat integritas dan transparasni pemerintahan, sekaligus wujud bakti pelayanan pemerintahan ke kampung-kampung secara langsung.

Lebih lanjut, Bupati Mote mengingatkan dengan tegas agar Dana Kampung yang telah disalurkan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan pembangunan kampung. Tidak ada toleransi untuk penyalahgunaan. Ia juga secara khusus meminta Kepala Distrik dan Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) untuk aktif dan ketat dalam melakukan pengawasan terhadap setiap rupiah yang dibelanjakan.

“Pengawasan harus diperkuat agar transparansi benar-benar berjalan. Kami tidak ingin dana yang seharusnya membangun kampung justru hilang di tengah jalan,” pungkasnya, menandakan keseriusan dalam menjaga amanah rakyat.

Penyaluran dana desa yang transparan ini adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Waropen, atau yang dikenal sebagai Kabupaten Sejuta Bakau, dalam memastikan setiap kampung merasakan manfaat langsung dari program pembangunan. Sebuah langkah maju menuju Waropen yang lebih mandiri, sejahtera, dan berkeadilan!

Penulis : AFP
Editor : EL

Artikel Terkait

Waropen Mulai Batasi Ruang Asap Rokok, Lindungi Anak dan Ibu Hamil

Redaksi

Lem Aibon dan Ganja Mulai Masuk ke Pemukiman, Saraf Generasi Muda Jadi Taruhan

Redaksi

Peringati HAB Ke-80, Bupati Waropen Tekankan Sinergi dan Moderasi Beragama

Redaksi