Papuaglobal.com, BIAK-Ketua BP YPK di Tanah Papua Jhon Betaubun berkesempatan berkunjung dan bertatap muka dalam apel akbar pengurus YPK di Biak Numfor, dan seluruh siswa-siswa YPK dari semua jenjang pendidikan, dan para dewan guru, di Lapangan SMK YPK 2 Biak, Kamis (12/9).
Kedatangan Jhon Betaubun juga didampingi oleh Wakil Sekretaris BP AM Sinode GKI di Tanah Papua Pdt Andre Kakiyai, M.Th, Pj Bupati Biak yang diwakili Plh Sekda Biak Z. Mailoa, Kepala Dinas Pendidikan Biak Numfor, Kamarudin, S.Pd, Kepala Dinas Sosial, dan sejumlah pengurus YPK tingkat Kabupaten Biak Numfor.
Dalam kesempatan ini, Jhon Betaubun menyampaikan apresiasinya kepada pemeirntah daerah Kabupaten Biak Numfor yang selama ini telah memberikan cukup perhatian terhadap tumbuh kembangnya sarana-prasarana belajar di sekolah-sekolah YPK yang ada di Biak.
“Ini kunjungan ke dua kali sebagai Ketua BP YPK di Tanah Papua yang kedua kali, tahun lalu kita buat forum diskusi, juga dihadiri oleh bupati dan sejumlah pimpinan OPD. Kita selenggarakan apel akbar di sejumlah provinsi dan basis sekolah YPK yang termasuk cukup banyak ada di Biak,” ungkap Jhon Betaubun.
Diakui, Kabupaten Biak Numfor termasuk sebagai salah satu kabupaten yang memiliki cukup banyak sekolah YPK. BP YPK mengaku, kehadirannya ke Biak, untuk memberikan semangat dan juga motivasi kepada seluruh jajarnaYPK di Biak termasuk memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah Kabupaten Biak Numfor.
“Kami ingin dekatkan diri juga dengan PSW dan juga dewan guru dan para siswa. Yayasan ini ada untuk mengurus pendidikan orang asli Papua, melihat kebijakan-kebijakan daerah terhadap program untuk YPK di Biak,” tambah Jhon Betaubun.
Diakui, YPK berdiri dan telah eksis sejak 62 tahun lamanya. Sebagai Yayasan pelopor pendidikan di Tanah Papua, YPK perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Termasuk dalam kebijakan Otsus Jilid II dan juga sebagai Yayasan pelopor yang telah diatur dalam PP 106 dimana YPK termasuk salah satu yayasan pelopor.

“Kita juga ingatkan, bahwa ada porsi YPK dalam Otsus, khususnya pengembangan pendidikan. Anak-anak asli Papua itu ada di Sekolah-sekolah YPK. Kita tampung mereka semua di sini, yang taraf ekonominya mulai dari menengah kebawah,” tambahnya.
Sementara diakui Plh Sekda Biak Z. Mailoa mengaku kunjungan BP YPK di Tanah Papua dan sejumlah penyampaian terhadap program kerja maupun meinginan YPK di Biak, untuk dapat lebih meningkatkan mutu pendidikan maupun menghadapi persaingan yang secara luas dan global.
“Pada intinya pemerintah daerah akan terus memberikan komitmen yang kuat untuk kemajuan sekolah-sekolah YPK di Biak Numfor, dengan melihat kemampuan anggaran yang ada,” tambah Plh Sekda Mailoa.
Dijelaskan, bahwa saat ini kurang lebih untuk sekolah YPK di Biak Numfor terdapat 74 sekolah YPK tingkat SD, 5 sekolah YPK setingkat SMP, dan 4 sekolah setingkat SMA/SMK.
“YPK akan menjadi garda terdepan untuk menjadi perhatian khusus, dalam pengembangan kedepannya,” pungkas Mailoa. ( go).

