Papua Global News
Aktifitas Bongkar Muat dan keluar masuk kendaraan berat milik Makorem 173/PVB
Aktifitas Bongkar Muat dan keluar masuk kendaraan berat milik Makorem 173/PVB
HeadlineInfo PapuaLintas Daerah

Makorem 173/PVB Yang Bermarkas di Biak, Akan Pindah Ke Nabire

BIAK-Markas Komando Korem 173/PVB menurut informasi akan segera pindah kantor ke wilayah Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Hal itu terlihat dari selama kurun waktu satu bulan terakhir, aktivitas bongkar muat barang di Dermaga Mokmer atau pelabuhan penyeberangan kapal Feri di Biak, cukup diramaikan setiap hari Jumat.

Menurut informasi yang kami rangkum di lapangan, memang benar, bahwa tidak lama lagi kantor Korem 173/PVB yang sudah cukup lama bermarkas di Biak, akan dipindahkan ke Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Salah satu anggota Makorem 173/PVB mengatakan bahwa proses pengangkutan logistik mulai dari aset bergerak seperti kendaraan, dan tentu saja prajurit pun akan turut pindah ke Nabire.

“Ini sudah kali ketiga kami lakukan bongkar muat barang. Tiap hari Jumat, karena hari itu saja kapal bergerak langsung dari Biak-Nabire, tanpa singgah-singgah,” ujar salah satu anggota Korem.

Kegiatan kepindahan Kantor Makorem 173/PVB yang semula bermarkas di Kabupaten Biak Numfor ke Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah ini ditanggapi juga oleh Kapenrem 173/PVB Nabire Kapt.Inf Duryat.

Kata Kapten Duryat, proses perpindahan kantor sampai saat ini masih berlangsung. Menurutnya, gelombang berikut untuk kepindahan Kantor Korem 173/PVB masih akan mengangkut seluruh aset-aset Makorem yang memang dapat dipindahkan.

“Giat perpindahan masih berjalan sampai saat ini, karena masih ada gelombang selanjutnya,” ujarnya melalui pesan singkat.

Korem 173/PVB seperti diketahui membawahi sejumlah wilayah adat dan wilayah administratif. Wilayah adat mencakup wilayah adat Saireri, Meepago, sedangkan wilayah administratif meliputi Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Supiori, Kepulauan Yapen, Kabupaten Waropen, Kabupaten Nabire, Kabupaten Mamberamo Raya. Sedangkan wilayah Adat Meepago meliputi Kabupaten Nabire, Deiyai, Dogiyai.

Menurut rencana, diakhir bulan ini, adalah rute terakhir pengiriman logistik untuk kebutuhan kantor Makorem yang baru di Kabupaten Nabire. Dari pengamatan kami di di lapangan, sejumlah anggota sudah mengaku pindah tugas ke Nabire, mereka membawa perlengkapan yang cukup banyak, ada yang membawa kendaraan operasional, hingga kasur dan pakaian. ( go). 

Artikel Terkait

Gempa Bumi M8.7 di Pesisir Timur Kamchatka, Rusia, Berpotensi Tsunami di Wilayah Indonesia, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Redaksi

Polres Biak Numfor Gelar Panen Raya Jagung Tahap II

Mail

Kuatkan Kapasitas Nelayan, Lewat Sejumlah Pelatihan Perkinanan

Mail