Waropen – Pilkada waropen akan digelar dalam waktu dua hari lagi. Tentunya banyak persiapan yang harus dilakukan. Persiapan pengamanan adalah aspek yang sangat penting. Olehnya itu gabungan aparat TNI Polri dikerahkan sebanyak 235 anggota yang tersebar di 139 TPS dari 12 Distrik di Negeri Sejuta Bakau Waropen.
Senin (7/12/20) apel gabungan di gelar di Halaman Mapolres Waropen di Pimpin oleh Kapolres Waropen AKBP Suhadak bersama Dandim 1709 YAWA Letkol Inf Leon Pangaribuan, S.H.
Kepada papuaglobal.com usai Apel Kapolres AKBP Suhadak mengatakan, meski situasi kamtibmas akhir-akhir ini cukup aman, namun pihak keamanan harus tetap siaga terlebih potensi konflik dalam pilkada manapun selalu tinggi.

“kita tidak boleh meng-underestimated kondisi kamtibmas di Waropen, kita tetap harus meningkatkan kewaspadaan dan juga melihat perkembangan situasi dilapangan apapun yang terjadi harus dilaporkan sebagai bentuk langkah antisipasi,” jelasnya.
Lanjutnya, pihak keamanan akan berupaya secara total mengawal proses pilkada secara maksimal. Hal itu bertujuan agar kedepannya tidak terjadi Pemilihan Suara Ulang (PSU).
Disisi lain, hal yang menjadi perhatian aparat keamanan juga adalah, menghindari seminimal mungkin terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 di sekitar lingkungan TPS.
“sesuai arahan Kapolri kami himbau kepada masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya, untuk patuh terhadap protokol kesehatan, hak pilih kita tersalurkan kita pun terhindar dari ancaman virus corona,” tambahnya.
Dijelaskan, bahwa dari sebanyak 235 personel gabungan TNI Polri terdiri dari anggota Polres Waropen 155, Bawah Kendali Operasi (BKO) Polres Kepulauan Yapen 30 dan BKO dari Kodim 1709 Yawa sebanyak 55 Anggota.

