Waropen, PapuaGlobal.Com | Jumat (15/8/2025) | Menyongsong peringatan 87 tahun masuknya Injil di Kampung Mambui pada 18 Agustus 2025, Jemaat GKI Sion Mambui menggelar jalan santai berhadiah yang melibatkan lintas denominasi gereja. Sekitar 350 peserta dari GKI, GPdI, GBGP, Advent, serta masyarakat umum—mulai anak-anak, remaja, hingga orang tua—turut meramaikan kegiatan penuh kebersamaan ini.

Rute jalan santai dimulai dari halaman Gereja GKI Sion Mambui, menuju ujung kampung, berputar ke pelabuhan baru, lalu kembali finis di halaman gereja. Sepanjang perjalanan, suasana ceria terasa—kelompok keluarga berjalan berdampingan, remaja berfoto, dan para lansia menjaga ritme sambil saling menyemangati. Sejalan dengan semangat “sehat bersama,” panitia menyiapkan hadiah sebagai penyemangat bagi peserta.
Momen pelepasan peserta berlangsung unik. Bupati Waropen, Drs. Fransiskus Xaverius Mote, M.Si., membuka kegiatan dengan memanah pohon pisang dari jarak tiga meter. Dari empat anak panah yang dilepaskan, tiga tepat mengenai sasaran dan satu meleset—sebuah simbol empat denominasi gereja yang hadir dan berjalan bersama menjaga persaudaraan di Mambui.
“Inti dari jalan santai ini adalah kita semua sehat,” ujar Bupati Mote. Ia mengajak warga menjaga kebugaran dengan berolahraga rutin dan tidak lupa bersyukur. “Puji Tuhan, kita masih diberi kesempatan untuk sehat dan melaksanakan kegiatan ini bersama-sama,” tambahnya.
Bagi jemaat dan warga Mambui, jalan santai lintas denominasi ini bukan sekadar olahraga, melainkan wujud syukur atas penyertaan Tuhan selama 87 tahun dan pernyataan komitmen menjaga harmoni. Kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kebersamaan—dalam perbedaan—adalah kekuatan utama untuk merawat iman, kesehatan, dan persatuan di tanah Mambui.
Redaksi : El

